BPS Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Survei Angkatan Kerja Nasional

DAILYBEKASI.COM, CIKARANG UTARA – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi Kembali melaksanakan kegiatan Pelatihan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang berlangsung di Hotel Swiss Bellin Jababeka, pada Jumat (04/08/2023).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan per semester tiap tahunnya tersebut diikuti oleh Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Sakernas sendiri merupakan salah satu survei yang mendata rumah tangga untuk mengumpulkan data terkait ketenagakerjaan secara periodik.

“Hasil Sakernas sendiri menjadi indeks penting yang kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai salah satu data pokok mengenai gambaran kondisi partisipasi angkatan kerja, tingkat pengangguran, serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ketua Tim Pelatihan Sakernas Tahun 2023, Gresia Safitri.

Gresia menuturkan, melalui pelatihan Sakernas tersebut, petugas yang nantinya turun langsung ke lapangan diberikan pemahaman mengenai konsep dan definisi dari survei Sakernas itu sendiri sehingga pengumpulan data di lapangan sesuai dengan kondisi yang terjadi sebenarnya.

“Tata cara pengisian kuesioner yang paling penting ya. Ini kan sudah dibagi masing-masing pencacah berdasarkan wilayah kerjanya masing-masing yang disebut dengan blok sensus. Nanti dalam satu blok sensus itu, pencacah akan melakukan pemutakhiran, jadi kita datangi satu persatu, sudah ada listnya, kemudian setelah dilakukan pemutakhiran blok sensus akan dipilih dengan menggunakan metode statistik 10 rumah tangga yang menjadi sampel untuk diwawancarai dalam satu blok sensus,” jelasnya.

Ia menyebutkan, untuk tahun ini indikator ketenagakerjaan yang dihasilkan melalui survei ini meliputi Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPK), Tingkat Kesempatan Bekerja (TKK) serta banyak lagi indikator yang berhubungan dengan ketenagakerjaan. Dimana peran pemeriksa lapangan akan sangat diperlukan di lapangan agar data yang dikumpulkan akurat dan tepat waktu.

“Nanti pencacah (PCL) tersebut (dua orang) akan didampingi oleh satu orang PML untuk melakukan wawancara dengan kepala rumah tangga atau anggota rumah tangga yang dapat menjawab pertanyaan yang ada dalam kuesioner,” terangnya.

Diharapkan, masyarakat dapat membantu dan memperlancar jalannya pendataan Sakernas agustus tahun 2023, agar setelah pendataan tersebut dilakukan, dapat dihasilkan data ketenagakerjaan yang akurat dan menggambarkan kondisi lapangan yang sebenarnya. Terutama untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPK) yang datanya dianggap krusial dan pergerakannya diamati oleh pemerintah Kabupaten Bekasi setiap tahunnya.

“Tentunya data yang akurat, dapat membantu Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam merumuskan serta mengambil kebijakan dengan tepat sesuai dengan fakta dan kondisi yang ada di masyarakat, oleh karena itu kami harap masyarakat tidak perlu khawatir dan menghindari petugas kami yang datang, diterima dengan baik dan dijawab dengan apa adanya” tandasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *