Tampil di Podcast Antara TV, Dani Ramdan Paparkan Berbagai Program Pemkab Bekasi

DAILYBEKASI.COM, CIKARANG PUSAT – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan berkesempatan menjadi bintang tamu podcast media nasional Antara TV Megapolitan dalam program “Bicara Diantara” di ruang Bupati Bekasi, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Rabu (16/08/2023).

Pada acara yang dipandu host, Saldy Soerianata itu, Dani Ramdan menjabarkan capaian berbagai program Pemerintah Kabupaten Bekasi yang tengah dilaksanakan hingga sejarah Bekasi.

Dari aspek ekonomi misalnya, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengemukakan, Kabupaten Bekasi menjadi primadona dari sisi realisasi investasi di Provinsi Jawa Barat.

“Di mana Jawa Barat ranking 1 tingkat nasional. Setidaknya 5 tahun ini Jawa Barat masuk ke realisasi investasi tertinggi,” ungkapnya kepada host.

Dani mengungkapkan kehadiran industri atau perusahaan besar ini juga mengikat para pengusaha kecil atau UMKM yang menjadi support system perekonomian Kabupaten Bekasi.

Pemkab Bekasi juga mendukung kemajuan UMKM dengan berbagai program seperti melalui aplikasi daring Bebeli, menginisiasi Perda tentang perlindungan Koperasi UMKM sampai kepada pendampingan.

Namun, menurutnya menjadi daerah industri juga bisa mendatangkan berbagai tantangan seperti serbuan para pencari kerja yang ikut mengadu nasib dengan warga lokal. Sehingga memperketat persaingan penyerapan tenaga kerja.

Saat ini Pemkab Bekasi terus memfasilitasi agar penduduk lokal mampu bersaing dengan berbagai program kompetensi maupun kolaborasi dengan perusahaan.

“Pada dasarnya di wilayah NKRI kita tidak bisa membatasi sesama warga negara, tapi sejauh ini antara masyarakat pendatang dan penduduk lokal itu secara sosial berjalan cukup baik. Nah upaya kita sekarang lebih banyak bagaimana meng-upgrade penduduk lokal supaya menjadi tuan rumah di kampungnya,” tuturnya.

Dari aspek pemberantasan korupsi, jelasnya Pemkab Bekasi tengah memaksimalkan sistem pengendalian internal pemerintah (SPIP) yang digawangi Inspektorat Daerah.

“Lalu dibentuk tim-tim di setiap perangkat daerah yang setiap saat memonitor, me-record, menyampaikan laporan, mengenai bagaimana sistem pengawasan ini berjalan secara efektif,” jelasnya.

Sektor pendidikan dasar juga tidak lepas dari perhatian Pemkab Bekasi. Bahkan, kata Dani, Pemkab tengah memberikan anggaran lebih besar daripada yang ada dalam aturan Undang-undang yaitu sekitar 35 persen porsi anggaran untuk pendidikan dasar. Hal ini didasari karena Kabupaten Bekasi merupakan wilayah yang jumlah penduduknya cukup tinggi.

“Untuk mendukung hal tersebut anggaran pendidikan kita sudah melebihi di atas pagu atau Undang-Undang, kalau Undang-Undang 20 persen, kita sudah 35 persen, kita juga mengapresiasi peran serta masyarakat mendirikan sekolah swasta juga cukup tinggi,” katanya.

Selain itu dalam podcast ini juga menjabarkan mengenai program prioritas seperti perbaikan infrastruktur yang masif, perbaikan lingkungan, Reformasi Birokrasi berdampak, pembangunan sumber daya manusia, serta 7 solusi spesifik yang saat ini tengah dicanangkan bersama Tim dari ITB. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *