Puskesmas Jatimulya Siap Sukseskan Imunisasi Polio Tahap Kedua

DAILYBEKASI.COM, TAMBUN SELATAN – Puskesmas Jatimulya siap mensukseskan imunisasi polio balita usia 0 – 59 bulan pada Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap kedua di wilayah Kecamatan Tambun Selatan.

Kepala Puskesmas Jatimulya, Ernida Sianturi mengatakan, persiapan Sub PIN Polio di tahap kedua ini sama dengan tahap pertama. Dimana harus memastikan logistik obat-obatan dan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Tambun Selatan, Kelurahan, stakeholder di wilayahnya.

Selain itu juga melakukan himbauan ke pada masyarakat untuk Sub PIN Polio tahap kedua.

“Persiapan imunisasi polio tahap kedua sama dengan persiapan tahap pertama untuk Sub PIN Polio kita harus memastikan logistik dulu seiring berjalannya, dan kita melakukan publikasi atau himbauan kepada masyarakat dengan cara melalui lintas sektoral serta koordinasi ke pihak kelurahan dan kecamatan sudah diinformasikan akan melaksanakan Sub Pin Polio tahap kedua dan klinik swasta,” kata Ernida Sianturi saat di temui di ruangan pada Jum’at (05/05/2023).

Selain itu, lanjutnya, akan mengkonfirmasi melalui RW, untuk kesiapan Sub Pin Polio tahap kedua. Juga meminta kepihak kelurahan maupun kecamatan menjadi tangung jawab bersama dalam imunisasi polio ini.

“Kita akan keliling menghimbau masyarakat melaui mobil pengeras suara dari Puskesmas Jatimulya untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Sub Pin Polio akan di laksanakan pada tanggal 15 – 27 Mei 2023,” ucapnya.

Ernida menyampaikan, di tahap kedua imunisasi polio ini, akan mencapai target sasaran 8.701 balita usia 0 – 59 bulan dan melibatkan sejumlah Posyandu di wilayah Puskesmas Jatimulya ada 56 dan jumlah kader 222.

“Ya, putaran tahap kesatu Sub Pin Polio kita sudah mencapai 96,2% dengan capaian 8.371 saya rasa sudah semaksimal mungkin dan strategi imunisasi polio tahap kedua yang akan kita rubah,” katanya.

Dia menjelaskan, Sub PIN Polio ini tidak di suntik hanya di teteskan ke mulut sedangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di sutik.

Ernida berharap, dengan adanya program Sub PIN Polio tersebut, seluruh balita di Kecamatan Tambun Selatan dapat terhindar dari penyakit polio dan menjadi generasi yang sehat dan kuat.

“Sebaiknya masyarakat itu lebih responsif untuk membawa anak balita dari usia 0 – 59 bulan untuk di Sub Pin Polio tahap kedua, kalau pun yang tidak terjangkau atau belum Sub PIN Polio pada tahap kesatu, agar diimunisasi polio dari pada tidak sama sekali di imunisasi, sangat besar resikonya,” terangnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *