KDM Dorong Kabupaten Bekasi Seimbangkan Pertumbuhan Industri dengan Kelestarian Lingkungan
DAILYBEKASI.COM, CIKARANG PUSAT — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menjaga keseimbangan antara pesatnya pertumbuhan industri, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi dalam rangka Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 Tahun 2026, Sabtu (15/8/2026).
Dedi menilai posisi Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri utama di Jawa Barat telah memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, perkembangan tersebut perlu diiringi penataan wilayah dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Pertumbuhan industri harus diimbangi dengan perhatian terhadap lingkungan, ruang terbuka hijau, persawahan, sungai, dan kawasan permukiman agar pembangunan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Dedi.
Menurutnya, pembangunan kawasan industri dan permukiman perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas lingkungan. Hal itu dapat dilakukan melalui penataan kawasan permukiman, pengelolaan sampah, menjaga kebersihan sungai, penghijauan, serta perlindungan terhadap kawasan yang masih memiliki fungsi pertanian dan ekologi.
Selain lingkungan, Dedi menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM masyarakat Kabupaten Bekasi. Ia meminta agar masyarakat lokal dipersiapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang berkembang di wilayah tersebut.
“Anak-anak Bekasi harus dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil dan bagian dari kelas menengah baru sehingga masyarakat lokal dapat mengambil peran lebih besar dalam perkembangan industri di daerahnya,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Dedi, pemerintah perlu memperkuat pendidikan vokasi, memperluas akses beasiswa, serta mengembangkan keterampilan generasi muda mulai dari jenjang pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.
Upaya peningkatan SDM tersebut dinilai penting agar keberadaan industri di Kabupaten Bekasi tidak hanya memberikan manfaat dari sisi investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih besar bagi masyarakat lokal untuk terlibat dan memperoleh manfaat secara langsung.
Di sisi lain, Dedi mendorong Pemkab Bekasi mengembangkan potensi ekonomi lokal di kawasan perkampungan. Menurutnya, setiap kampung dapat dikembangkan berdasarkan karakter dan potensi ekonomi masing-masing sehingga aktivitas ekonomi masyarakat semakin kuat.
“Bangun kampung-kampung yang memiliki karakter dan potensi ekonomi sendiri agar perputaran ekonomi masyarakat dapat semakin kuat di Kabupaten Bekasi,” katanya.
Dedi juga menyatakan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi. Infrastruktur, kata dia, perlu diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses masyarakat terhadap pusat-pusat ekonomi dan pelayanan publik.
Ia berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 dapat menjadi semangat bersama bagi pemerintah dan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan, peningkatan kualitas SDM, serta pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi.
“Teruslah melangkah untuk mewujudkan pikiran, gagasan, dan cita-cita bagi Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
