Mantan Kapolri Listyo Sigit Dilantik Jadi Kepala Staf Kepresidenan
DAILYBEKASI.COM, JAKARTA — Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo resmi menempati jabatan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Listyo menggantikan Dudung Abdurachman yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. Pelantikan Listyo menjadi bagian dari rangkaian pergantian sejumlah pejabat negara dalam pemerintahan Presiden Prabowo.
Dalam prosesi pelantikan, Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Listyo. Setelah itu, Listyo menandatangani berita acara pelantikan sebagai bagian dari proses pengangkatan resminya.
Pengangkatan Listyo sebagai KSP ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria, yang ditetapkan Presiden pada 30 September 2026.
Dalam sumpahnya, Listyo menyatakan kesetiaan kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta komitmen menjalankan peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Tinggalkan Jabatan Kapolri
Sebelum menjadi Kepala Staf Kepresidenan, Listyo Sigit menjabat sebagai Kapolri sejak 27 Januari 2021. Ia kemudian digantikan Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang telah dilantik sebagai Kapolri dalam rangkaian pergantian jabatan tersebut.
Perubahan posisi tersebut menandai berakhirnya masa jabatan Listyo sebagai pimpinan tertinggi Polri setelah lebih dari lima tahun menjabat.
Suyudi sebelumnya mendapat persetujuan DPR RI untuk menduduki posisi Kapolri menggantikan Listyo. Proses tersebut dilakukan agar pergantian pimpinan Polri dapat berlangsung tanpa kekosongan jabatan.
Dudung Beralih Menjadi Menko Polkam
Dudung Abdurachman sebelumnya dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan oleh Presiden Prabowo pada 27 April 2026. Pengangkatannya saat itu didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 52/P Tahun 2026.
Dalam perkembangan terbaru, Dudung kemudian dipercaya mengisi jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Selain Listyo dan Suyudi, Presiden Prabowo juga melakukan sejumlah pergantian pejabat dalam pemerintahan.
Rangkaian pelantikan tersebut mencakup sejumlah posisi menteri dan pejabat lembaga negara, termasuk Menteri Koordinator Hilirisasi dan Energi Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Perindustrian Sarmuji, serta pejabat pada Badan Reforma Agraria dan Badan Otorita Pantai Utara.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari penataan sejumlah jabatan pemerintahan yang dilakukan Presiden Prabowo pada akhir September hingga awal Oktober 2026.




Post Comment