Wanita Viral Hirup Kamper Naik KRL Lagi Meski Di-blacklist, Ini Penjelasan KAI Commuter
DAILYBEKASI.COM, JAKARTA — Penumpang wanita yang sebelumnya viral karena marah-marah dan menghirup kamper kembali naik Kereta Rel Listrik (KRL) meski telah masuk daftar blacklist KAI Commuter. Penumpang tersebut kemudian diamankan petugas setelah terdeteksi berada di dalam Commuter Line.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 21.25 WIB. Penumpang wanita tersebut diamankan dari Commuter Line nomor 1529 relasi Nambo-Jakarta Kota dan diturunkan di Stasiun Cawang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan petugas mengetahui keberadaan penumpang tersebut melalui sistem pemantauan CCTV Analytics yang terintegrasi dengan laporan dari pengguna Commuter Line.
“Penanganan cepat ini berawal dari integrasi sistem pemantauan CCTV Analytics serta laporan dari pengguna yang sebelumnya membuat kegaduhan dan merasa terganggu oleh aksi salah satu penumpang yang mengisap kamper di dalam kereta,” kata Karina dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Petugas Pengamanan Kereta (PAM Walka) yang sedang melakukan patroli kemudian mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Bersama tim pengamanan stasiun, petugas mengevakuasi wanita tersebut dari dalam KRL.
Karina mengatakan petugas terlebih dahulu memberikan penjelasan dan edukasi secara persuasif mengenai regulasi serta tata tertib selama menggunakan Commuter Line.
Meski sempat menolak, penumpang tersebut akhirnya diamankan dan diturunkan dari kereta di Stasiun Cawang.
KAI Commuter menyatakan tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh pengguna Commuter Line.
Sebelumnya Di-blacklist KAI Commuter
Sebelum kembali naik KRL, wanita tersebut telah mendapatkan tindakan blacklist dari KAI Commuter setelah membuat kegaduhan di dalam KRL relasi Manggarai-Bogor pada Kamis (10/9/2026).
Dalam kejadian sebelumnya, penumpang wanita tersebut dilaporkan marah-marah sejak berada di dalam kereta. Seorang penumpang bernama Elsa mengaku menjadi salah satu pengguna yang ditepuk oleh wanita tersebut ketika diminta bangun.
Wanita itu juga sempat mengganggu sejumlah penumpang yang sedang beristirahat. Peristiwa tersebut terjadi di gerbong khusus wanita.
Dalam kejadian yang kemudian viral di media sosial, wanita tersebut terlihat memegang kamper atau kapur barus dan menghirupnya. Ia kemudian turun di Stasiun Tanjung Barat.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, sebelumnya mengatakan pihaknya menerima laporan bahwa penumpang tersebut beberapa kali melakukan tindakan yang dinilai mengganggu pengguna lain.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, KAI Commuter kemudian memberikan tindakan blacklist melalui sistem CCTV Analytics.
KAI Commuter Imbau Penumpang Patuhi Aturan
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mematuhi peraturan yang berlaku selama perjalanan serta menghormati kenyamanan penumpang lainnya.
Karina juga meminta pengguna Commuter Line berperan aktif menjaga ketertiban. Jika menemukan tindakan yang mengganggu keamanan atau kenyamanan perjalanan, penumpang diminta segera melaporkannya kepada petugas terdekat atau melalui saluran pengaduan resmi KAI Commuter.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya KAI Commuter menjaga perjalanan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna.




Post Comment