Tawuran Pecah di Sekitar Stasiun Manggarai, Diduga Dipicu Kecelakaan Siswa SD

DAILYBEKASI.COM, JAKARTA SELATAN — Aksi tawuran antarwarga pecah di sekitar Stasiun Manggarai, kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Lurah Bukit Duri, Muhammad Ngasri, mengatakan tawuran tersebut diduga dipicu pertikaian yang muncul setelah seorang siswa kelas 6 SD menjadi korban kecelakaan kereta sehari sebelumnya.

Kecelakaan itu terjadi pada Kamis (20/8/2026) ketika korban bersama sejumlah temannya tengah menyeberangi rel kereta. Peristiwa tersebut kemudian memicu pertengkaran antara orangtua siswa yang berkembang menjadi konflik antarwarga.

“Anak-anak menyeberang rel, anak sebelah ada yang tertabrak. Anak-anak kelas 6 SD. Orangtuanya ribut antara warga, puncaknya semalam. Karena semalam ada yang terluka,” kata Ngasri saat dikonfirmasi.

Menurut Ngasri, situasi kemudian semakin memanas setelah diduga terdapat provokasi dari pihak luar yang bukan merupakan warga Bukit Duri.

“Itu ada provokasi dari pihak luar. Bukan hanya warga Bukit Duri,” ungkapnya.

Pihak kelurahan sebelumnya telah berupaya mendamaikan dua kelompok yang terlibat perselisihan. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya meredakan konflik.

Ngasri mengatakan, tawuran kembali pecah hanya sekitar 10 menit setelah kedua pihak meninggalkan kantor kelurahan.

“Tadi sempat didamaikan kembali di kelurahan, saya panggil. Sepuluh menit keluar dari kelurahan, di lokasi pecah,” ujarnya.

Meski sempat kembali terjadi bentrokan, Ngasri memastikan dua kelompok warga yang terlibat tawuran kini telah membubarkan diri.

Pihak kelurahan pun terus memantau situasi untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan di kawasan tersebut.

Post Comment