Rabu, Juli 29, 2026
Sosial

Pasca Kecelakaan Maut, Perlintasan Bulak Kapal Segera Dipasangi Palang Pintu Otomatis

DAILYBEKASI.COM, KOTA BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun palang pintu otomatis di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) 87 Bulak Kapal, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada September hingga Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada November mendatang sebagai upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Soenaryo, membenarkan rencana pembangunan tersebut. Ia mengatakan proyek telah direncanakan sejak Juli 2026 dan akan dibiayai melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Jadi informasi mengenai rencana pembangunan pintu pelintasan otomatis di Bulak Kapal memang benar. Pembangunannya akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Soenaryo, Selasa (28/7/2026).

Setelah pembangunan selesai, pengelolaan palang pintu otomatis akan diserahkan kepada Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Soenaryo menjelaskan, pada awal Juli 2026 telah dilakukan survei lapangan oleh konsultan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, serta sejumlah instansi terkait.

Survei tersebut bertujuan menyusun Detail Engineering Design (DED) yang mencakup penentuan lokasi pos jaga, portal, hingga fasilitas pendukung lainnya. Saat ini, hasil DED masih menunggu rekomendasi teknis dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

“Setelah rekomendasi teknis diterbitkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera melaksanakan proses lelang,” kata Soenaryo.
Proses lelang ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan fisik selama kurang lebih 60 hari kerja.

“Diharapkan pekerjaan dapat selesai lebih cepat sehingga pada September atau Oktober pembangunan rampung dan pada November palang perlintasan sudah dapat dioperasikan,” jelasnya.

Sebagai persiapan operasional, Dishub Kota Bekasi juga mulai menyiapkan sumber daya manusia. Sebanyak sembilan pegawai telah mengikuti pendidikan dan pelatihan Petugas Jaga Lintasan (PJL) di Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dengan tujuh di antaranya telah lulus sertifikasi kompetensi.

Menurut Soenaryo, idealnya satu perlintasan dijaga oleh 12 petugas. Sementara menunggu pelatihan gelombang berikutnya, tujuh petugas bersertifikat akan menjalani magang di JPL 86 Ampera mulai Agustus 2026 untuk mempelajari operasional palang pintu otomatis, termasuk memahami jadwal perjalanan kereta api.

Selama proses pembangunan berlangsung, Dishub Kota Bekasi bersama Pam Swakarsa tetap menempatkan petugas di lokasi guna membantu pengamanan perlintasan.

“Dari Dishub akan menyiagakan dua petugas di JPL Bulak Kapal pada jam 05.00 hingga 22.00 WIB,” ujar Soenaryo.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas ketika antrean kendaraan sudah mengular. Pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif melalui underpass demi mengurangi risiko kecelakaan.

“Ada baiknya masyarakat menghindari perlintasan dan mencari jalur alternatif. Jadi, agak berputar sedikit, tapi aman,” pungkasnya.

Pembangunan palang pintu otomatis di JPL 87 Bulak Kapal menjadi perhatian setelah kecelakaan tragis yang menewaskan pengemudi Mitsubishi Triton, Alfaruq (22), akibat tertabrak KA Gajayana Tambahan Nomor 7002A pada Senin (27/7/2026) dini hari.

Penjaga perlintasan Bulak Kapal, Alfian (21), mengungkapkan pelanggaran lalu lintas di lokasi tersebut masih sering terjadi. Menurutnya, banyak pengendara yang nekat menerobos rel meski telah diperingatkan oleh petugas.

“Banyak pengendara yang susah diatur. Sudah diarahkan agar berada di sisi kiri, tetapi tetap mengambil jalur kanan. Kadang juga berhenti di tengah rel,” kata Alfian.

Ia menegaskan keselamatan di perlintasan kereta api tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga memerlukan kesadaran seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *