Motor Korban Curanmor di Medan Satria Ditemukan, Ketua RT Bantah Lepaskan Pelaku dan Lakukan Penganiayaan
DAILYBEKASI.COM, BEKASI – Kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang disertai tudingan penganiayaan terhadap korban di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Di tengah ramainya pemberitaan, sepeda motor milik korban telah berhasil ditemukan, sementara Ketua RT yang turut disebut dalam narasi viral membantah tuduhan melakukan penganiayaan maupun membebaskan pelaku.
Peristiwa tersebut dialami oleh Viola Putri dan rekannya. Motor milik Viola dilaporkan hilang saat diparkir di depan kawasan LOGOS, Medan Satria, pada Jumat (31/7/2026).
Setelah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, Viola mengaku berhasil mengidentifikasi seseorang yang diduga sebagai pelaku. Bersama ibu dan rekannya, Reza, ia kemudian mendatangi rumah kontrakan terduga pelaku di Jalan Irigasi pada Sabtu (1/8/2026).
Menurut Viola, orang yang ditemui masih mengenakan pakaian yang sama seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV. Namun, saat dimintai keterangan, terduga pelaku disebut menghubungi sejumlah rekannya hingga situasi berubah menjadi ricuh.
“Temen saya dipukulin, saya pun ikut dipukul dan didorong ampe jatoh dan tangan saya berdarah. RT nya malah ikut-ikutan, anaknya juga ikut mukul,” ujar Viola.
Menanggapi tudingan tersebut, Ketua RT 03 RW 07 Kelurahan Medan Satria, Patuyo Kaman, membantah seluruh narasi yang beredar. Ia menegaskan tidak pernah melepaskan pelaku maupun melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.
Patuyo menjelaskan dirinya sedang tidak berada di rumah ketika keributan terjadi. Saat tiba di lokasi, massa sudah berkumpul di depan rumahnya. Ia juga menyebut orang yang sempat diamankan warga bukan pelaku utama, melainkan seseorang yang mengetahui identitas pelaku pencurian.
“Pas sampe rumah saya udah banyak orang. Saya coba ajak masuk ke dalam buat menengahi, tapi korban menolak dan terus menangis,” kata Patuyo, Senin (3/8/2026).
Tidak lama setelah keributan berlangsung, personel Polsek Medan Satria datang ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah konflik semakin meluas.
Dalam perkembangan terbaru, sepeda motor milik Viola berhasil ditemukan di rumah mertua salah satu pelaku setelah dilakukan pelacakan oleh tim kreator konten bersama warga. Meski kendaraan telah kembali, korban melaporkan sejumlah barang berharganya, termasuk telepon genggam dan dompet, masih belum ditemukan.
Saat ini, kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor beserta dugaan penganiayaan tersebut masih dalam penanganan Polsek Medan Satria dan Polres Metro Bekasi Kota. Polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap seluruh fakta serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
