Senin, Juli 27, 2026
HukumSosial

Keributan Berujung Maut di Menteng, Polisi Selidiki Pemicu Bentrokan Warga dan Kelompok Pria

DAILYBEKASI.COM, JAKARTA BARAT – Bentrokan antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan pihak yang diamankan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan polisi menerima laporan adanya keributan sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas kemudian diterjunkan ke lokasi, termasuk personel Brimob, untuk mengendalikan situasi.

“Dua orang dari lokasi kejadian dibawa ke RSCM dalam kondisi kritis. Namun, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan di rumah sakit,” ujar Roby.

Selain itu, polisi mengamankan delapan orang untuk dimintai keterangan, terdiri dari enam orang dari kelompok warga dan dua orang dari kelompok yang terlibat dalam bentrokan.

Sementara itu, seorang saksi mata bernama Yafa mengungkapkan keributan diduga bermula dari perselisihan antara seorang pedagang nasi uduk dengan seorang pembeli. Menurutnya, pembeli tersebut diduga membawa makanan tanpa membayar, kemudian meninggalkan lokasi meski sempat diteriaki oleh warga.

Tak lama berselang, kata Yafa, pembeli tersebut kembali bersama sejumlah orang. Mereka diduga meluapkan kekesalan dengan merusak gerobak nasi uduk milik pedagang yang telah lama berjualan di kawasan tersebut.

Melihat gerobak dagangan dirusak, warga sekitar bersama para pembeli berusaha membantu pedagang membereskan bumbu dan makanan yang berhamburan. Situasi kemudian memanas hingga bentrokan antara warga dan kelompok tersebut tidak dapat dihindari.

Yafa menuturkan kelompok yang diduga memicu keributan itu baru pertama kali dilihatnya membuat keonaran di lingkungan tersebut.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian serta motif yang melatarbelakangi bentrokan yang berujung jatuhnya korban jiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *