Darurat Debu di Tegal Danas, Warga Desak Pemkab Bekasi Tertibkan Truk Molen
DAILYBEKASI.COM, CIKARANG PUSAT – Warga Kampung Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, melayangkan protes keras terhadap polusi debu pekat yang telah menyelimuti wilayah mereka selama bertahun-tahun. Aksi tersebut dilakukan dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Tegal Danas Darurat Debu Imbas Tumpahan Cor-coran” di sepanjang Jalan Raya Tegal Danas pada Selasa (28/7/2026).
Warga menduga polusi debu berasal dari ceceran material beton cair yang tumpah dari armada truk molen milik sejumlah pabrik pengolahan beton (batching plant) di kawasan tersebut. Material yang mengering di badan jalan kemudian terlindas kendaraan hingga berubah menjadi debu halus yang beterbangan, mengganggu jarak pandang pengendara sekaligus mengancam kesehatan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, debu berwarna keputihan tampak menutupi badan jalan, lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga permukiman warga. Kondisi tersebut semakin parah saat musim kemarau karena debu mudah beterbangan setiap kali kendaraan melintas.
Salah seorang pedagang minuman, Yohana (39), mengaku harus membersihkan barang dagangannya hampir setiap jam agar tidak tertutup debu.
“Kondisi kayak gini udah lama. Bahkan waktu habis di-aspal tahun 2019, bersihnya cuma sebulanan. Kalau di perempatan mungkin ada yang menyiram, tetapi di sini tidak ada,” ujar Yohana.
Menurut warga, selain mengganggu aktivitas sehari-hari, paparan debu juga dikhawatirkan meningkatkan risiko penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Tak hanya itu, kondisi tersebut turut berdampak pada penurunan omzet pedagang karena berkurangnya jumlah pembeli yang enggan berhenti di kawasan berdebu.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi segera mengambil langkah konkret dengan menertibkan armada truk pengangkut beton agar tidak lagi menumpahkan material di jalan. Mereka juga meminta pengelola batching plant melakukan penyiraman serta pembersihan jalan secara rutin guna mengurangi polusi debu yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
