Setahun Tragedi Agustus 2025, Ojol hingga Mahasiswa di Bekasi Gelar Refleksi dan 1.000 Lilin
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Elemen masyarakat yang terdiri dari pengemudi ojek online (ojol), mahasiswa, dan organisasi kepemudaan menggelar “Refleksi 1 Tahun Kerusuhan Agustus 2025” di Taman Plaza Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Jumat (28/8/2026) malam.
Kegiatan bertema “Dari Tragedi Menuju Kesadaran Kolektif” itu digelar untuk mengenang para korban aksi demokrasi di Jakarta pada Agustus 2025 sekaligus menjadi momentum evaluasi terhadap penegakan hak asasi manusia (HAM) dan kehidupan demokrasi.
Ketua HMI Bekasi Raya, Adhi Laksono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kesadaran kolektif lintas organisasi untuk terus mengawal isu kemanusiaan dan demokrasi.
Selain diskusi dan doa bersama, peserta juga menggelar aksi penyalaan 1.000 lilin serta penggalangan donasi bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, dan Sumatera.
“Kami melaksanakan aksi penyalaan 1.000 lilin untuk mengenang pahlawan-pahlawan demokrasi. Selain itu, refleksi ini diselipkan dengan aksi donasi bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” kata Adhi.
Polisi Jadikan Momentum Evaluasi HAM
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa para aktivis dan pejuang demokrasi satu tahun sebelumnya.
Menurut Putu, kegiatan refleksi tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang para korban, tetapi juga menjadi momentum bagi kepolisian melakukan evaluasi internal.
Ia mengatakan peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi jajaran kepolisian untuk meningkatkan pemahaman dan penghormatan terhadap HAM dalam menjalankan tugas.
“Saya mengambil hikmah dari semangat refleksi ini untuk dibawa ke Polres. Pelajaran penting ini mendorong kami agar lebih memahami dan menghargai HAM,” ujar Putu.
Ia berharap evaluasi tersebut dapat mendorong penyempurnaan pelayanan kepolisian, khususnya dalam menangani penyampaian aspirasi masyarakat Kota Bekasi.
“Mudah-mudahan ke depan ada penyempurnaan agar penyampaian aspirasi masyarakat Kota Bekasi dapat terlayani dengan baik,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Putu juga memimpin doa bersama untuk para korban kerusuhan di Jakarta serta masyarakat yang tengah menghadapi bencana alam di berbagai daerah.
Pemuda Diminta Terus Kawal Demokrasi
Perwakilan komunitas ojol, Indra, turut menyampaikan penghormatan kepada para korban yang gugur dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Maju terus pantang mundur. Semoga para pejuang kemanusiaan diberikan tempat yang paling layak,” tutur Indra.
Sementara itu, Ketua KNPI Kota Bekasi Syahrir menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga arah demokrasi dan kehidupan kebangsaan di tengah berbagai tantangan, termasuk bencana alam dan dinamika politik.
Ia mengajak pemuda Kota Bekasi untuk menjadikan momentum refleksi sebagai bahan evaluasi sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang aktif dan inovatif.
“Pemuda adalah harapan bangsa di masa depan. Mari kita perbaiki hal-hal yang masih kurang hari ini. Kita jadikan pemuda Kota Bekasi sebagai sosok yang berinovasi demi memajukan bangsa dan negara,” pungkasnya.




Post Comment