Pertagas Tuntaskan Penanganan Lumpur di Area Proyek Pipa Cikampek-Plumpang Bekasi
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — PT Pertamina Gas (Pertagas) memastikan penanganan material lumpur di sekitar area proyek pembangunan pipa bahan bakar minyak (BBM) Cikampek-Plumpang, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, telah dituntaskan.
Perusahaan menyatakan material lumpur yang berada di area pengerjaan telah disedot dan dibersihkan. Selain itu, perbaikan sementara pada akses jalan juga dilakukan agar kembali dapat dilalui masyarakat.
Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Gas, Imam Rismanto, mengatakan kondisi di sekitar lokasi saat ini telah dalam penanganan penuh dan kembali kondusif.
“Kami menyampaikan bahwa kondisi tersebut saat ini telah dalam penanganan penuh,” kata Imam di Cikarang, Kamis.
Menurutnya, pembangunan pipa BBM Cikampek-Plumpang dilaksanakan oleh mitra pelaksana konstruksi Pertagas. Saat ini, instalasi pipa di wilayah tersebut telah selesai, termasuk proses pembersihan material lumpur di area pekerjaan.
“Pekerjaan konstruksi pipa telah selesai dilakukan dan tidak terdapat lagi material berupa lumpur yang terkait dengan proses pekerjaan tersebut,” ujarnya.
Pertagas juga telah melakukan koordinasi dengan warga yang terdampak untuk memastikan kondisi di sekitar area proyek kembali normal. Koordinasi dengan mitra pelaksana konstruksi terus dilakukan guna memastikan proses penanganan dan pemulihan area terdampak berjalan hingga selesai.
Tim di lapangan sebelumnya melakukan penyedotan serta pembersihan material di area terdampak. Perbaikan sementara terhadap akses jalan juga dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan.
Imam menegaskan, keselamatan masyarakat dan pekerja serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar menjadi prioritas perusahaan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
“Keselamatan masyarakat, pekerja serta perlindungan lingkungan sekitar menjadi prioritas utama perusahaan,” katanya.
Pertagas memastikan koordinasi dengan pihak-pihak terkait tetap dilakukan untuk mengawal proses pemulihan area hingga seluruh penanganan dinyatakan tuntas.




Post Comment