Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Kebakaran melanda area pabrik PT Prakarsa Alam Segar (PAS), produsen Mie Sedaap, di Jalan Kaliabang Bungur, RT 01/RW 01, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (30/8/2026) malam.

Kebakaran diketahui bersumber dari gudang kardus bekas. Hingga Senin (31/8/2026) pagi, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi masih melakukan proses pendinginan di lokasi.

Komandan Kompi (Danki) C Disdamkarmat Kota Bekasi, Yudiman, mengatakan proses pendinginan masih berlangsung hingga sekitar pukul 07.30 WIB.

“Kami masih melakukan pendinginan di lokasi hingga pukul 07.30 WIB,” ujar Yudiman saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin.

Yudiman mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api.

“Penyebab kebakarannya belum diketahui. Masih penyelidikan,” katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima Disdamkarmat Kota Bekasi, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 19.36 WIB. Petugas kemudian berangkat satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.42 WIB.

Lokasi pabrik tersebut berada di area seluas sekitar 18 hektare. Sementara area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 100 meter.

“Kebakaran menyebabkan gudang kardus bekas mengalami kerusakan berat,” kata Yudiman.

Untuk memadamkan api, Disdamkarmat Kota Bekasi mengerahkan 10 unit kendaraan. Armada tersebut terdiri atas tiga unit dari Markas Komando (Mako), serta masing-masing satu unit dari Sektor Bekasi Utara, Sektor Bekasi Selatan, Sektor Rawalumbu, dan Sektor Bantargebang.

Selain armada pemadam, petugas juga mengerahkan dua unit rescue dan satu unit logistik.

Meski kebakaran cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka. Tidak ada pula warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.

Adapun nilai kerugian akibat kebakaran hingga Senin pagi masih belum diketahui.

Sementara itu, warga sekitar bernama Suryadi mengatakan kobaran api mulai terlihat membesar sekitar pukul 20.00 WIB. Ia juga mengaku sempat mendengar suara ledakan dari arah area yang terbakar.

“Sempat ada suara ledakan, cuma enggak terlalu kencang, sih, lebih dari tiga kali,” ujar Suryadi saat ditemui di lokasi, Minggu.

Menurut Suryadi, kobaran api sempat terlihat melampaui tembok pembatas perusahaan. Kondisi tersebut membuat warga khawatir api merembet ke permukiman di sekitar lokasi.

Warga kemudian melakukan langkah antisipasi dengan menyiram bagian tembok pembatas dan area sekitar rumah menggunakan air dari kali.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT Prakarsa Alam Segar belum memberikan keterangan terkait kondisi terkini maupun penyebab kebakaran tersebut.

Post Comment