Kamis, Agustus 6, 2026
Kabupaten BekasiPendidikanSosial

Disdik Kabupaten Bekasi Intensifkan Pembinaan Guru untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

DAILYBEKASI.COM, CIKARANG — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi terus memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui pembinaan dan pembekalan rutin kepada tenaga pendidik (tendik) serta kepala sekolah. Program tersebut dilaksanakan setiap bulan dengan menyasar sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, mengatakan pembinaan dilakukan dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah. Langkah ini juga menjadi bentuk efisiensi anggaran karena kegiatan tidak menggunakan tempat sewaan, melainkan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di lingkungan sekolah.

“Kita lakukan sebulan sekali pembekalan dan peninjauan langsung ke sekolah-sekolah. Di tengah efisiensi anggaran, kami tidak melakukan penyewaan tempat, melainkan memanfaatkan ruang-ruang yang ada di sekolah,” ujar Imam, Rabu (5/8).

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Disdik Kabupaten Bekasi membentuk sejumlah tim yang bertugas memberikan pembinaan dan pembekalan kepada guru maupun kepala sekolah di 23 kecamatan.

Selain pembinaan, Disdik juga akan melakukan penilaian terhadap satuan pendidikan yang dinilai mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik. Penilaian itu bertujuan mendorong sekolah menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan budi pekerti yang baik.

“Kami juga akan memberikan apresiasi kepada satuan pendidikan yang mampu mengelola administrasi sekolah dengan baik serta melahirkan sumber daya manusia berkualitas. Karena itu, Disdik terus melakukan evaluasi kinerja dan memberikan pembekalan kepada tendik,” jelasnya.

Dalam proses evaluasi, Disdik Kabupaten Bekasi tidak hanya mengandalkan penilaian internal. Siswa hingga pihak lain di lingkungan sekolah juga dilibatkan untuk memberikan masukan terkait kinerja guru maupun kepala sekolah.

“Yang di lingkungan sekolah seperti siswa serta pedagang kami ajak berkomunikasi. Jadi banyak indikator dalam pembinaan, sehingga bisa tercipta budaya yang baik di sekolah,” pungkas Imam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *