Jembatan CBL Bekasi Diperbaiki, Akses Cikarang Barat-Cibitung Ditargetkan Rampung Dua Minggu

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Jembatan Cikarang Bekasi Laut (CBL) di Kampung Cikarang Jati, Kabupaten Bekasi, kini tengah diperbaiki setelah sebelumnya dikeluhkan warga karena kondisi jalan penghubung dan pagar pembatas yang mengalami kerusakan.

Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat yang menggunakan jembatan tersebut sebagai akses penghubung Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, dengan Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung.

Jembatan yang berada di depan Bendung BSH-0 Cibitung itu memiliki panjang sekitar 21 meter dan lebar 7 meter. Akses tersebut menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas warga dari wilayah Cikarang Barat, Cibitung hingga Cikarang Utara.

Seorang warga Perumahan Puri Lestari, Desa Sukajaya, Desi Angrum (30), menyambut baik perbaikan Jembatan CBL tersebut. Menurutnya, kondisi sejumlah bagian jembatan sebelumnya cukup mengkhawatirkan karena besi pembatas mengalami korosi hingga sebagian hilang.

“Alhamdulillah Jembatan CBL bisa diperbaiki tahun ini, yang sebelumnya sangat mengkhawatirkan dengan kondisi besi sebagian sudah hilang dan korosi. Takutnya membahayakan pengguna jalan yang lewat,” kata Desi, Selasa (15/9).

Ia menilai perbaikan jembatan memberikan dampak langsung bagi aktivitas warga di kawasan permukiman sekitar, termasuk masyarakat yang tinggal di Perumahan Grama Puri dan Puri Lestari.

Desi juga mengapresiasi respons pemerintah terhadap keluhan warga yang telah disampaikan selama ini. Menurutnya, kondisi jembatan yang lebih baik akan mendukung kelancaran mobilitas sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Saya berterima kasih sudah merespons apa yang menjadi harapan masyarakat yang sudah lama diharapkan. Dengan perbaikan jembatan tersebut, mobilitas semakin lancar dan ini juga mendukung konektivitas warga antar-desa bahkan antar-kecamatan,” ujarnya.

Perbaikan Jembatan CBL Gunakan Cor Fast Track

Sementara itu, Ketua Tim Pembangunan Jembatan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Amin, mengatakan perbaikan tidak hanya dilakukan pada badan jembatan, tetapi juga jalan pendekat atau oprit jembatan.

Untuk mempercepat proses pengerjaan, pembetonan oprit menggunakan teknologi cor fast track. Teknologi tersebut memungkinkan beton mencapai kondisi yang dapat dilalui kendaraan dalam waktu lebih singkat dibandingkan metode pengecoran konvensional.

“Kalau coran standar butuh 28 hari atau empat minggu, sekarang bisa disingkat satu minggu, bahkan paling cepat tiga hari sudah bisa dilalui,” ujar Amin.

Menurut Amin, pekerjaan perbaikan jalan dan pembetonan ulang oprit saat ini telah rampung. Tahapan berikutnya difokuskan pada pemasangan railing atau besi pembatas baru yang disesuaikan dengan standar keselamatan.

Setelah pemasangan railing selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengaspalan, pembuatan lonengan, serta pengecatan.

Seluruh tahapan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua minggu ke depan.

Anggaran Perbaikan Jembatan CBL Rp484 Juta

Amin menjelaskan, proyek perbaikan Jembatan CBL tersebut menggunakan APBD Kabupaten Bekasi dengan nilai kontrak Rp484.301.000.

Pekerjaan memiliki masa kontrak selama 90 hari kerja dan dimulai sejak 20 Agustus 2026. Berdasarkan kontrak, proyek ditargetkan selesai pada 17 November 2026.

Namun, pelaksanaan pekerjaan di lapangan dipercepat karena adanya kebutuhan masyarakat terhadap akses tersebut.

“Pekerjaan dipercepat dari kontrak yang sudah disepakati karena ini permintaan warga juga. Kami berkoordinasi dengan Kecamatan Cikarang Barat dan Cibitung, targetnya sekitar empat sampai lima minggu dari awal pekerjaan sudah selesai,” pungkasnya.

Post Comment