34 Bangunan Liar di Jalan Raya Hankam Bekasi Dibongkar, Drainase Akan Ditata Ulang

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Petugas gabungan menertibkan 34 bangunan liar (bangli) yang berdiri di sepanjang 200 meter Jalan Raya Hankam, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Penertiban dilakukan secara bertahap mulai Senin (24/8/2026) dan ditargetkan selesai pada Rabu (26/8/2026).

Camat Pondok Melati, Cecep Miftah Farid, mengatakan terdapat 40 bangunan permanen dan semipermanen di lokasi tersebut. Dari jumlah itu, hanya enam bangunan yang memiliki bukti kepemilikan berupa sertifikat sah.

“Terdata ada 40 bangunan, yang enam itu ada sertifikatnya. Ada 34 bangunan yang akan kita lakukan pembongkaran karena tidak memiliki perizinan yang sah,” ujar Cecep.

Bangunan yang ditertibkan digunakan untuk berbagai aktivitas usaha masyarakat, mulai dari warung kelontong, bengkel servis pompa hingga warung kopi. Sebagian bangunan tersebut diketahui telah berdiri di atas lahan milik pemerintah selama puluhan tahun.

Selain persoalan legalitas, keberadaan bangunan liar turut berdampak terhadap kondisi saluran air di kawasan tersebut. Bangunan dan jembatan yang berdiri di atas saluran membuat kapasitas aliran air menyempit secara signifikan.

Cecep menjelaskan, saluran air yang sebelumnya memiliki lebar sekitar empat meter kini hanya menyisakan sekitar satu meter akibat tertutup bangunan dan jembatan.

“Kondisi di situ sebelumnya dimensinya sekitar empat meter untuk aliran air. Tapi sekarang menjadi sekitar satu meter, tertutup bangunan dan jembatan. Itu yang kita rapikan,” jelasnya.

Setelah seluruh bangunan ditertibkan dan material hasil pembongkaran dibersihkan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) akan melakukan penataan ulang kawasan tersebut.

Penataan itu mencakup pembangunan saluran drainase baru untuk mengoptimalkan aliran air dan mengurangi potensi banjir. Pemerintah juga akan membangun jalur pejalan kaki atau pedestrian yang lebih representatif bagi masyarakat.

Dengan penataan tersebut, kawasan Jalan Raya Hankam diharapkan dapat kembali berfungsi secara optimal, baik sebagai jalur lalu lintas maupun sebagai bagian dari sistem drainase dan fasilitas pejalan kaki di wilayah Pondok Melati.

Post Comment