Senin, Agustus 3, 2026
Hukum

Korban Curanmor Datangi Rumah Terduga Pelaku, Berujung Dugaan Penganiayaan di Medan Satria

DAILYBEKASI.COM, BEKASI – Seorang wanita bernama Viola Putri bersama rekannya mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan saat mendatangi rumah terduga pelaku pencurian sepeda motor miliknya di kawasan Jalan Irigasi, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Peristiwa tersebut terjadi setelah korban berupaya mengonfirmasi dugaan keterlibatan pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV).

Insiden ini bermula dari hilangnya sepeda motor milik Viola yang diparkir di depan kawasan Logos, Bekasi Utara, pada Jumat (31/7/2026). Setelah mengetahui kendaraannya hilang, korban bersama keluarganya menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mengaku berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.

Menurut Viola, identitas terduga pelaku juga dikenali oleh adiknya yang bekerja di lokasi kejadian, termasuk mengetahui alamat rumah kontrakan yang diduga ditempati pelaku di Medan Satria.

Korban kemudian mendatangi lokasi tersebut bersama ibu dan seorang rekannya. Saat tiba, Viola mengaku terduga pelaku masih mengenakan pakaian yang sama seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV.

“Saya, mama saya, dan temen saya langsung mendatangi kontrakan pelaku. Pelaku tersebut memakai baju yang sama saat dia nyolong motor saya,” ujar Viola, Sabtu (1/8/2026).

Setelah korban datang, terduga pelaku disebut menghubungi sejumlah rekannya. Tak lama berselang, sekelompok pria datang ke lokasi dan diduga melakukan intimidasi terhadap korban.

Situasi memanas ketika korban berupaya membawa terduga pelaku ke rumah Ketua RT setempat untuk dilakukan mediasi. Namun, menurut pengakuan korban, terduga pelaku berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor yang dibawa rekannya. Saat rekan Viola mencoba mencegah, korban mengaku justru mengalami tindakan kekerasan.

Viola dan rekannya mengaku dipukul, didorong hingga terjatuh ke jalan dan mengalami luka pada bagian tangan. Korban juga menyebut Ketua RT setempat beserta anaknya diduga turut melakukan intimidasi.

“Temen saya malah dipukulin, saya pun ikut dipukul dan didorong ampe jatoh dan tangan saya berdarah. RT-nya malah ikut-ikutan, anak RT juga ikut mukul saya sambil bilang ke saya ‘bac*t cewek tol*l’,” kata Viola.

Korban juga mengaku bahwa di tengah kericuhan tersebut, terduga pelaku pencurian sepeda motor akhirnya dilepaskan dan tidak berhasil diamankan.

Atas kejadian tersebut, Viola mengaku telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Medan Satria dan diminta kembali datang untuk memberikan keterangan lanjutan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun Ketua RT yang disebutkan terkait dugaan penganiayaan, intimidasi, serta dugaan pelepasan terduga pelaku. Daily Bekasi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *