Jumat, Juli 3, 2026
EkonomiPemerintahanSosial

Pengganti Gas Melon Mulai Disiapkan, ESDM Uji Tabung Merah Putih

DAILYBEKASI.COM, BEKASI – Pemerintah mulai mempersiapkan penggunaan tabung Compressed Natural Gas (CNG) atau gas alam terkompresi sebagai pengganti LPG 3 kilogram (kg). Tabung yang diberi nama Tabung Merah Putih itu akan memasuki tahap uji coba prototipe pada Juli 2026 dengan harga yang direncanakan tetap setara dengan LPG 3 kg.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaiman, mengatakan penamaan Tabung Merah Putih sebelumnya telah disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai identitas tabung CNG untuk kebutuhan rumah tangga.

“Pak Menteri kan kemarin ngomong namanya Tabung Merah Putih,” ujar Laode saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (29/6).

Laode menjelaskan, sebanyak sekitar 15 unit prototipe akan diproduksi pada Juli 2026 untuk menjalani serangkaian pengujian di Lemigas. Pengujian tersebut difokuskan pada aspek keselamatan, mulai dari ketahanan terhadap tekanan hingga sistem katup (valve) yang terintegrasi dengan tabung.

Menurutnya, kapasitas Tabung Merah Putih akan setara dengan LPG 3 kg. Seluruh prototipe yang saat ini disiapkan masih didatangkan dari China.

Ia menambahkan, tabung CNG menggunakan material komposit dengan teknologi tipe empat sehingga memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan tabung logam konvensional. Hal itu dilakukan agar masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, tetap nyaman saat menggunakan tabung tersebut.

Selain mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan, pemerintah juga memastikan harga jual Tabung Merah Putih nantinya akan disamakan dengan LPG 3 kg. Dengan skema tersebut, pemerintah memperkirakan subsidi energi dapat ditekan hingga sekitar 30 persen.

Ke depan, pemerintah membuka peluang pembangunan pabrik tabung CNG di Indonesia apabila kebutuhan pasar meningkat. Implementasi program juga akan dilakukan secara bertahap di berbagai daerah yang telah memiliki kesiapan pasokan gas bersama SKK Migas.

Pemerintah berharap pengembangan Tabung Merah Putih dapat menjadi langkah awal dalam diversifikasi energi rumah tangga sekaligus meningkatkan efisiensi penyaluran subsidi energi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *