Pemkab Bekasi Sukses Gelar SPMB Digital, Aplikasi Bebunge Layani 50 Ribu Pendaftar
DAILYBEKASI.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan kemajuan dalam transformasi digital pelayanan publik melalui aplikasi Bebunge. Pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027, aplikasi tersebut berhasil melayani 50.702 calon peserta didik secara penuh melalui sistem digital, sekaligus menandai tahun ketiga implementasinya.
Aplikasi Bebunge menjadi layanan publik pertama yang dikembangkan secara mandiri oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dan digunakan sebagai platform utama penyelenggaraan SPMB secara end-to-end melalui perangkat telepon pintar. Seluruh tahapan, mulai dari pembuatan akun, unggah dokumen, verifikasi, pemilihan sekolah, pemantauan hasil seleksi secara real time, hingga pengumuman, dapat diakses melalui aplikasi berbasis Android maupun iOS.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan SPMB melalui Bebunge merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi digital.
“Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Bekasi memperoleh pelayanan pendidikan yang mudah diakses tanpa harus datang berkali-kali ke sekolah. Bebunge menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mampu menghadirkan inovasi digital yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Hari ini kita tidak hanya berbicara mengenai aplikasi, tetapi tentang perubahan budaya pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan transparan,” ujar Yan Yan, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar yang menggunakan aplikasi Bebunge menunjukkan semakin matangnya ekosistem teknologi digital di sektor pendidikan Kabupaten Bekasi. Ke depan, aplikasi tersebut akan terus dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem layanan digital pemerintah daerah agar semakin banyak layanan publik dapat diakses melalui satu platform yang terintegrasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Bahrul Ulum, menjelaskan bahwa jalur Domisili menjadi jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 29.476 peserta. Selanjutnya disusul Jalur Afirmasi sebanyak 9.698 peserta, Jalur Prestasi Akademik 8.725 peserta, Prestasi Nonakademik 1.822 peserta, serta Jalur Mutasi 981 peserta.
Ia menyebutkan, performa aplikasi tetap stabil meski harus menangani puluhan ribu transaksi dan aktivitas pengguna secara bersamaan. Sistem monitoring yang berjalan secara real time juga memungkinkan pemerintah memantau seluruh proses seleksi, mulai dari verifikasi dokumen hingga penetapan hasil penerimaan.
Data yang dihimpun menunjukkan sebanyak 20.132 berkas berhasil diverifikasi. Dari jumlah tersebut, 10.948 peserta dinyatakan diterima, 9.813 peserta tidak diterima, sedangkan 8.362 pendaftar ditolak karena tidak memenuhi persyaratan administrasi. Seluruh data tersaji melalui dashboard analitik sehingga memudahkan proses pengawasan, evaluasi, dan pengambilan keputusan secara cepat.
Bahrul menilai keberhasilan penyelenggaraan SPMB tahun ketiga menjadi bukti bahwa aplikasi yang dikembangkan pemerintah daerah mampu memberikan layanan digital dengan kualitas yang kompetitif.
“Hari ini Bebunge membuktikan bahwa inovasi digital yang lahir dari daerah mampu berdiri sejajar dengan aplikasi-aplikasi nasional. Dari sisi stabilitas sistem, pengalaman pengguna, integrasi layanan, keamanan data hingga kemampuan memproses puluhan ribu transaksi secara real time, Bebunge menunjukkan bahwa pemerintah daerah juga mampu menghadirkan layanan digital yang modern, profesional, dan berkelas,” pungkasnya.
