Kamis, Juni 25, 2026
Kabupaten BekasiPemerintahanSosial

Musim Kemarau Mulai Berdampak, Perumda Tirta Bhagasasi Sediakan Air Bersih Gratis

DAILYBEKASI.COM, KABUPATEN BEKASI β€” Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi menyatakan kesiapan untuk menyalurkan air bersih secara gratis kepada masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan publik guna memenuhi kebutuhan dasar warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, Reza Luthfi Hasan, mengatakan bahwa perusahaan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi untuk memastikan distribusi bantuan air bersih dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

β€œIni merupakan bentuk respons cepat terhadap kondisi darurat. Kami siap mendukung BPBD karena memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani masyarakat,” ujar Reza, Selasa (23/6).

Dalam skema penyaluran bantuan tersebut, Perumda Tirta Bhagasasi menyediakan pasokan air bersih, sementara BPBD bertugas mendistribusikannya menggunakan armada truk tangki ke wilayah yang membutuhkan.

Hingga saat ini, Perumda Tirta Bhagasasi belum menerima permohonan langsung dari masyarakat. Namun, mekanisme penyaluran bantuan telah disiapkan. Warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dapat mengajukan permohonan melalui pemerintah desa yang kemudian diteruskan ke kecamatan dan BPBD untuk ditindaklanjuti.

Reza menegaskan, pihaknya siap mengerahkan bantuan melalui kantor cabang maupun koordinasi dengan BPBD sebagaimana yang telah dilakukan pada musim kemarau maupun saat terjadi bencana pada tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Bekasi mencatat sedikitnya 1.650 jiwa atau 641 kepala keluarga di dua desa mulai terdampak kekeringan. Wilayah tersebut meliputi Desa Nagasari di Kecamatan Serang Baru dan Desa Ridogalih di Kecamatan Cibarusah.

Desa Ridogalih menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Sekitar 800 warga dari 296 kepala keluarga mengalami kesulitan memperoleh air bersih setelah wilayah tersebut tidak diguyur hujan selama lebih dari satu bulan.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Nagasari yang saat ini masih membutuhkan suplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Sebagai upaya penanganan awal, BPBD bersama Perumda Tirta Bhagasasi telah menyalurkan sekitar 50.000 liter air bersih menggunakan truk tangki ke wilayah-wilayah terdampak. Distribusi bantuan tersebut akan terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana selama musim kemarau. Masyarakat di daerah rawan kekeringan diminta menggunakan air secara bijak dan segera melapor kepada pemerintah setempat apabila mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi serta mengikuti arahan pemerintah daerah guna meminimalkan dampak kekeringan dan potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *