Sabtu, Juni 6, 2026
Sosial

Lowongan Uji Nyali di Bekasi Bergaji Rp4,2 Juta per Hari Viral, Netizen Soroti Dugaan Penipuan

DAILYBEKASI.COM, BEKASI – Sebuah unggahan lowongan kerja tidak biasa yang menawarkan bayaran hingga Rp4,2 juta per hari menjadi perbincangan luas di media sosial. Lowongan tersebut dipublikasikan oleh ANNYA, kelompok asal Jepang yang dikenal menggelar kegiatan uji nyali di lokasi yang diklaim memiliki sejarah kelam dan aktivitas supranatural.

Dalam pengumuman yang beredar, ANNYA mencari satu orang pekerja paruh waktu untuk menjalani tugas selama dua hari, yakni pada 8–9 Juni, di sebuah properti yang berlokasi di Bekasi. Peserta yang terpilih dijanjikan menerima imbalan total Rp8,4 juta apabila menyelesaikan seluruh rangkaian tugas yang ditentukan.

Sejumlah persyaratan diberlakukan bagi calon peserta. Selain harus berjenis kelamin laki-laki dan berusia minimal 20 tahun, peserta juga diwajibkan memiliki kondisi fisik yang prima. Selama berada di lokasi, peserta harus tinggal seorang diri dan mematuhi berbagai aturan ketat yang telah ditetapkan penyelenggara.

Aturan tersebut antara lain mewajibkan seluruh pintu dan jendela tetap terkunci selama kegiatan berlangsung. Peserta juga dilarang membawa perangkat elektronik ke dalam lokasi. Lampu tidak diperbolehkan dinyalakan pada pukul 23.00 hingga 04.00 WIB dan peserta dilarang tidur selama rentang waktu tersebut. Selain itu, pembakaran dupa harus dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan serta peserta tidak diperkenankan keluar rumah apabila mendengar suara bel atau panggilan dari luar properti.

Pihak penyelenggara mengklaim sebagai organisasi asal Jepang yang secara rutin mengadakan kegiatan menginap semalaman di rumah berhantu maupun lokasi bekas peristiwa tragis yang disebut nyata dan bukan rekayasa. Mereka juga mengumumkan rencana penyelenggaraan acara serupa di Indonesia dengan konsep uji nyali selama sekitar 10 jam di lokasi yang dianggap angker.

ANNYA menyebut tingkat kegagalan peserta dalam kegiatan serupa di Jepang mencapai 51 persen karena tidak mampu menyelesaikan tantangan hingga akhir. Peserta yang berhasil bertahan sampai pagi disebut akan memperoleh hadiah khusus. Meski demikian, seluruh risiko selama kegiatan berlangsung dinyatakan menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.

Di tengah viralnya unggahan tersebut, sejumlah netizen mulai mempertanyakan kredibilitas kegiatan yang ditawarkan. Keraguan muncul setelah beredarnya video investigasi dari sebuah kanal YouTube di Jepang yang menelusuri berbagai klaim ANNYA terkait lokasi-lokasi berhantu yang digunakan dalam kegiatan mereka.

Dalam investigasi tersebut, tim melakukan wawancara dengan warga sekitar dan meninjau langsung lokasi yang selama ini dipromosikan sebagai tempat angker. Hasil penelusuran menunjukkan adanya perbedaan antara narasi yang disampaikan penyelenggara dengan keterangan warga setempat.

Sejumlah warga mengaku tidak pernah mengetahui adanya kasus pembunuhan maupun penyekapan yang disebut-sebut pernah terjadi di lokasi tersebut. Meski rumah itu dikenal luas karena sering dipromosikan sebagai rumah berhantu, sebagian besar warga tidak meyakini kisah mistis yang beredar. Bahkan, beberapa di antaranya menilai klaim kemunculan hantu di lokasi tersebut tidak masuk akal.

Tim investigasi menyimpulkan bahwa cerita mengenai dugaan kasus bunuh diri maupun pembunuhan yang diklaim pernah terjadi di lokasi kemungkinan tidak sesuai dengan fakta yang ditemukan di lapangan. Narasi tersebut sebelumnya dikaitkan dengan keterangan yang disampaikan oleh seorang perwakilan ANNYA bernama Kyoshi.

Secara umum, lokasi yang dikenal masyarakat sekitar sebagai S-House lebih dipandang sebagai fasilitas hiburan bertema horor dibandingkan tempat yang benar-benar memiliki sejarah kelam atau aktivitas supranatural. Video investigasi tersebut dibuat untuk mengungkap dugaan ketidakjujuran dalam bisnis wisata horor yang dijalankan kelompok tersebut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak ANNYA terkait hasil investigasi maupun berbagai tudingan yang berkembang di media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *