Kali Bekasi Kembali Hitam Pekat dan Berbau, Diduga Bawa Limbah dari Hulu
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Aliran Kali Bekasi kembali mengalami pencemaran pada Jumat (11/9/2026). Air sungai terlihat berubah menjadi hitam pekat, berbusa, dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Kondisi tersebut terpantau mulai dari titik pertemuan aliran Sungai Cileungsi dan Cikeas hingga sekitar Jembatan Canadian. Perubahan warna air diduga berkaitan dengan aliran Sungai Cileungsi yang membawa endapan lumpur bercampur limbah dari kawasan hulu saat hujan mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat.
Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C), Puarman, membenarkan adanya perubahan kondisi air di Kali Bekasi.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan dampak dari hujan yang turun di wilayah hulu sungai.
“Penyebabnya hujan yang turun di daerah hulu,” kata Puarman saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, air Kali Bekasi tampak berwarna hitam pekat dengan sejumlah bagian permukaan terlihat berbusa. Selain perubahan warna, aliran sungai juga mengeluarkan aroma yang tidak sedap.
Aliran dari Sungai Cileungsi yang menuju Kali Bekasi membawa material dari kawasan hulu setelah hujan turun. Endapan lumpur yang bercampur dengan limbah tersebut kemudian memengaruhi kondisi air di sepanjang aliran.
Kondisi pencemaran ini kembali menjadi perhatian mengingat Kali Bekasi merupakan salah satu aliran sungai yang melintasi kawasan padat penduduk dan memiliki peran penting bagi lingkungan di wilayah Bekasi.




Post Comment