Jelang Aksi di Depan DPR RI, Polres Metro Bekasi Kota Imbau Warga Tetap Beraktivitas

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Polres Metro Bekasi Kota memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Bekasi tetap kondusif menjelang aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengimbau masyarakat Kota Bekasi tidak khawatir dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Menurut Kholis, kepolisian tetap menjalankan kegiatan rutin, mulai dari pelayanan publik, patroli hingga pemantauan keamanan di sejumlah wilayah Kota Bekasi.

“Untuk di Kota Bekasi kegiatan kepolisian seperti biasanya mencakup pelayanan publik, patroli, dan pemantauan keamanan,” kata Kholis saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).

Ia memastikan hingga saat ini tidak terdapat situasi yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bekasi.

“Sejauh ini Kota Bekasi normal kondusif. Tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya.

Selain menjaga keamanan wilayah, Polres Metro Bekasi Kota juga memantau aktivitas sejumlah elemen dan komunitas masyarakat, terutama menjelang aksi demonstrasi di Jakarta.

Kholis mengatakan, hingga Rabu (26/8/2026), pihaknya belum menerima informasi mengenai organisasi maupun komunitas dari Kota Bekasi yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi di depan Gedung DPR RI.

“Sampai saat ini elemen dan komunitas masyarakat di Kota Bekasi memiliki kegiatan atau aktivitas masing-masing di Kota Bekasi. Tidak ada agenda ke Jakarta,” katanya.

Sementara itu, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, mengatakan aksi tersebut membawa dua tuntutan utama, yakni meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Koruptor segera disahkan dan mendorong pemberian hukuman mati bagi koruptor.

“Kami datang ke sini kan pasca aksi demo teman-teman AMPB di DPRD Kabupaten Pati. Karena teman-teman di Bogor dan Jakarta aspirasinya sama dengan kami, yaitu segera sahkan RUU Perampasan Aset Koruptor dan hukum mati koruptor,” kata Botok, Sabtu (22/8/2026).

Dengan kondisi Kota Bekasi yang masih dinyatakan kondusif, kepolisian mengimbau masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait situasi keamanan.

Post Comment