Selasa, Juli 21, 2026
Kabupaten BekasiSosial

Diduga Tak Sempat Menghindar, Ibu dan Anak Meninggal Tertemper KA Pandalungan

DAILYBEKASI.COM, BEKASI – Seorang wanita berinisial Y (32) bersama anaknya FS (6) meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Pandalungan di jalur rel wilayah Kampung Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/7/2026) malam. Keduanya dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 21.40 WIB di jalur rel Km 32+100. Korban diduga tidak sempat menghindar saat kereta melintas sehingga tertemper KA Pandalungan.

“Diduga karena korban tidak sempat menghindar, keduanya tertemper oleh kereta api tersebut hingga keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar AKP Aliyani, Senin (20/7/2026).

Berdasarkan keterangan polisi, korban merupakan warga Kampung Cijengkol, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Saat kejadian, keduanya diketahui sedang berjalan kaki melintasi rel dari arah Kampung Kedung Gede menuju Kampung Kobak.

Sebelum insiden terjadi, seorang saksi mengaku telah memperingatkan korban bahwa dari arah timur sedang melintas KA Pandalungan yang melayani rute Surabaya–Gambir. Namun, diduga korban tidak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya tertemper kereta.

Setelah menerima laporan kejadian dari pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI), petugas Polsek Tambun Selatan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan seluruh kronologi kejadian sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *