Rabu, Mei 20, 2026
Kabupaten BekasiPemerintahanSosial

Ledakan SPBE Bekasi Sisakan Trauma, Warga Tuntut Kepastian Keamanan

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Puluhan warga terdampak kebakaran disertai ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, menuntut pertanggungjawaban dari PT Indogas Andalan Kita selaku pengelola fasilitas tersebut.

Tuntutan warga meliputi ganti rugi atas kerusakan rumah hingga jaminan keamanan agar insiden serupa tidak kembali terjadi di lingkungan permukiman.

Ketua RT setempat, Een Supriatna, mengatakan salah satu tuntutan utama warga ialah pemindahan tangki elpiji berkapasitas 50 ton yang berada di area SPBE. Menurut dia, tangki tersebut diduga masih menyimpan sekitar 40 persen gas sehingga memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi ledakan susulan.

“Warga minta tangki itu segera dipindahkan karena masih khawatir terjadi ledakan lagi,” ujar Een, Selasa (19/5/2026).

Selain itu, warga mendesak pihak perusahaan segera memberikan ganti rugi materiil akibat kerusakan rumah warga. Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 42 rumah mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp7,6 miliar.

“Iya, baru kerusakan rumah korban itu yang poin kedua, ganti rugi materiil,” katanya.

Tak hanya kerugian bangunan, sejumlah warga yang mengalami luka bakar juga masih menjalani pengobatan rawat jalan. Namun, warga mengaku hingga kini belum ada bantuan lanjutan dari perusahaan, khususnya untuk biaya transportasi selama proses pengobatan berlangsung.

“Ada beberapa warga yang masih kontrol rumah sakit, tapi biaya transportasi belum ada bantuan lagi,” jelas Een.

Warga juga menyampaikan kekecewaan terhadap pihak pengelola SPBE karena sejumlah janji yang sebelumnya disampaikan dinilai belum direalisasikan.

“Dia (pihak SPBE) selalu janji, tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ungkapnya.
Masyarakat berharap PT Indogas Andalan Kita segera memenuhi seluruh tuntutan warga, termasuk memberikan kepastian keamanan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi SPBE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *