TPU Mangunjaya Bekasi Terbakar, Api Diduga Dipicu Dari Puntung Rokok

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Kebakaran melanda area Blok AC Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026) malam. Api membakar rerumputan dan alang-alang kering di sekitar makam dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 100 meter persegi.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, pengelola TPU menduga api berasal dari percikan yang menyambar rerumputan kering.

Staf UPTD TPU Mangunjaya, Wisnu, mengatakan api awalnya diduga berasal dari percikan, salah satunya kemungkinan puntung rokok yang kemudian tertiup angin dan menyambar rumput kering.

“Diduga ada percikan api, entah dari puntung rokok atau apa. Karena tertiup angin, api langsung menyambar rumput kering,” kata Wisnu saat ditemui di lokasi, Selasa (1/9/2026).

Menurut Wisnu, kobaran api sebenarnya tidak terlalu besar. Namun, kondisi rerumputan yang kering membuat api dengan cepat merambat dan meluas ke area pemakaman.

Ia menegaskan pengelola TPU belum dapat memastikan penyebab kebakaran dan tidak menemukan indikasi adanya unsur kesengajaan.

“Sampai sekarang belum tahu penyebab pasti. Karena sebelumnya kami hanya melakukan pemotongan rumput kering,” ujarnya.

Pascakebakaran, petugas langsung melakukan perapian terhadap makam dan area pemakaman yang terdampak. Saat ini, kondisi TPU Mangunjaya telah dinyatakan aman.

Sejumlah keluarga pemilik makam juga sempat mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi makam sekaligus menanyakan penyebab kebakaran.

“Tapi kami juga belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut,” ungkap Wisnu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tingkat kerusakan pada makam berbeda-beda. Makam yang menggunakan kerangka keramik dan nisan berbahan batu relatif tidak mengalami kerusakan berarti. Sementara makam yang dikelilingi rumput maupun menggunakan material kayu terlihat lebih terdampak.

Sejumlah papan nisan juga ditemukan dalam kondisi terbakar. Kondisi tersebut sempat membuat beberapa makam sulit dikenali.

Wisnu mengatakan kebakaran di area TPU Mangunjaya bukan kali pertama terjadi. Karena itu, kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan, khususnya saat musim kemarau ketika kondisi rumput di area pemakaman menjadi lebih kering dan mudah terbakar.

Sebagai langkah pencegahan, pengelola TPU telah memasang spanduk berisi larangan membuang puntung rokok sembarangan serta larangan membakar rumput di sekitar area makam.

Ia juga mengimbau masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di sekitar TPU agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Imbauannya kepada warga, kalau lewat TPU, karena di sini banyak rumput kering, jangan membuang puntung rokok sembarangan yang bisa mengakibatkan kebakaran,” kata Wisnu.

Sementara itu, Anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Alfian, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga pada Sabtu malam sekitar pukul 22.45 WIB.

“Laporan dari warga ada alang-alang yang mengenai makam di TPU,” ujar Alfian dalam keterangan resminya, Minggu (30/8/2026).

Petugas dari Mako Cikarang Barat kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 22.50 WIB dan tiba sekitar pukul 23.10 WIB. Petugas langsung melakukan pemadaman terhadap api yang membakar rerumputan dan alang-alang di area pemakaman.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 100 meter persegi. Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan

Post Comment