Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 190 Becak Listrik Dibagikan di Kabupaten Bekasi

DAILYBEKASI.COM, CIKARANG PUSAT — Sebanyak 190 pengemudi becak di Kabupaten Bekasi kini mendapat dukungan kendaraan listrik untuk membantu aktivitas mereka mencari nafkah. Becak listrik tersebut merupakan bantuan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk mengurangi beban fisik pengemudi, terutama mereka yang sudah lanjut usia.

Penyerahan bantuan dilakukan di Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Minggu (4/10/2026). Bantuan diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja bersama Sekretaris Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Grawiraharto Wicaksono.

Asep mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang masih menggantungkan penghasilan dari pekerjaan sebagai pengemudi becak.

Ia meminta seluruh penerima memanfaatkan kendaraan tersebut untuk menunjang pekerjaan sekaligus menjaga kondisinya agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Saya mohon kepada para pengemudi becak agar bantuan dari Pak Presiden ini dirawat, jangan pernah digadaikan dan jangan pernah dijual, karena ini diberikan untuk membantu bapak-bapak bekerja lebih nyaman dan meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Asep.

Menurut Asep, bantuan dari Presiden tidak hanya berupa becak listrik. Pada kesempatan yang sama, bantuan tablet pintar juga diberikan kepada sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan bantuan dari Bapak Presiden sebanyak 190 becak listrik dan tablet untuk 18 sekolah dasar, masing-masing sekolah mendapatkan 10 tablet,” katanya.

Ditujukan untuk Pengemudi Lansia

Sekretaris Yayasan GSN Grawiraharto Wicaksono menjelaskan, program becak listrik dirancang sebagai salah satu upaya membantu pengemudi becak yang masih harus mengandalkan tenaga fisik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia menyebut perhatian terhadap pengemudi lanjut usia menjadi salah satu latar belakang program tersebut. Menurutnya, masih banyak pengemudi berusia lanjut yang tetap bekerja dengan menarik becak secara manual di tengah kondisi cuaca yang panas.

“Pak Prabowo terenyuh melihat bapak-bapak yang sudah berusia lanjut, bahkan sekitar 70 tahun, masih menarik becak dalam kondisi panas dan lelah,” ujarnya.

Becak listrik tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan PT LEN Industri dan PT Pindad. Grawiraharto menyebut distribusinya telah mencapai sekitar 12.220 unit di sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Selain membantu mengurangi tenaga yang dikeluarkan saat bekerja, bantuan itu diharapkan dapat membuat pengemudi lebih efisien dalam menjalankan aktivitasnya sehingga berdampak terhadap pendapatan harian.

210 Tablet untuk Sekolah Dasar

Dalam kegiatan yang sama, Yayasan GSN turut menyerahkan 210 tablet pintar untuk mendukung proses pembelajaran siswa sekolah dasar.

Perangkat tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan dasar siswa, terutama dalam membaca, menulis, dan berhitung.

“Hari ini kita menyerahkan sekitar 190 unit becak listrik dan 210 unit tablet pintar, dengan harapan bantuan ini dapat meringankan tenaga para pengemudi, meningkatkan pendapatan harian, serta mendukung kecerdasan anak-anak yang sedang belajar,” kata Grawiraharto.

Pemkab Diminta Siapkan Titik Pengisian Baterai

Agar becak listrik dapat dimanfaatkan secara optimal, Grawiraharto berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi turut mendukung penyediaan fasilitas pengisian daya.

Ia mengusulkan adanya sejumlah titik pengisian baterai yang mudah dijangkau para penerima bantuan dan dapat digunakan secara gratis.

“Kami berharap Pemerintah Daerah dapat membantu menyediakan beberapa titik pengisian baterai agar para penerima becak listrik dapat melakukan pengisian daya secara gratis dan mudah,” pungkasnya.

Yayasan GSN juga mengingatkan penerima agar menjaga bantuan tersebut dan tidak memperjualbelikannya, sehingga manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Post Comment