PPATK Ungkap Peta Judi Online Jabodetabek, Bekasi Utara Tempati Posisi Kelima
DAILYBEKASI.COM, KOTA BEKASI — Kecamatan Bekasi Utara masuk dalam lima wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di kawasan Jabodetabek berdasarkan pemetaan terbaru Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2025. Sebanyak 7.793 warga di wilayah tersebut tercatat terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online.
Berdasarkan data tersebut, Bekasi Utara menempati peringkat kelima setelah Cengkareng, Cakung, Tanjung Priok, dan Kebayoran Lama. PPATK menilai fenomena judi online kini semakin meluas dan tidak lagi terbatas pada aktivitas di ruang digital.
Dalam pemetaannya, PPATK menyebut dampak judi online telah merambah berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kawasan permukiman, institusi pendidikan, lingkungan kerja, hingga komunitas sosial. Kondisi tersebut menunjukkan praktik perjudian berbasis daring semakin mudah menjangkau berbagai kelompok masyarakat.
PPATK juga mencatat kawasan Jabodetabek menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi aktivitas judi online terbesar di Indonesia. Tingginya mobilitas penduduk di kawasan perkotaan dinilai menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan luasnya penyebaran praktik ilegal tersebut.
Berikut lima wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Jabodetabek berdasarkan data PPATK 2025:
Cengkareng, Jakarta Barat: 21.497 pemain
Cakung, Jakarta Timur: 14.664 pemain
Tanjung Priok, Jakarta Utara: 13.769 pemain
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan: 9.948 pemain
Bekasi Utara, Kota Bekasi: 7.793 pemain
Masuknya Bekasi Utara ke dalam daftar tersebut menjadi perhatian serius. Berbagai pihak diharapkan memperkuat upaya pencegahan, edukasi, serta penanganan terhadap praktik judi online guna menekan penyebaran aktivitas ilegal yang berdampak pada kondisi sosial maupun ekonomi masyarakat.
