Peredaran Sabu dan Etomidate dalam Cartridge Vape Dibongkar di Tambun Utara

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Bekasi membongkar dugaan peredaran narkotika jenis sabu dan obat keras jenis Etomidate yang dikemas dalam cartridge vape. Pengungkapan tersebut dilakukan melalui penggerebekan di tiga lokasi di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (4/9/2026).

Dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 04.00 WIB itu, polisi mengamankan tiga pria berinisial MCR, ACP, dan AH. Seorang perempuan berinisial SS juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penindakan dipimpin Wakasat Narkoba bersama Unit I Subnit 2 Satresnarkoba Polres Metro Bekasi. Tiga lokasi yang menjadi sasaran penggerebekan yakni kawasan Kavling K3JU, Karangsatria; Perumahan Vinewood City, Srijaya; serta kawasan Sriamur, Tambun Utara.

Dari rangkaian penggerebekan tersebut, polisi menyita 19 paket sabu dengan total berat bruto 266,72 gram. Barang bukti itu terdiri atas tiga paket besar dengan berat sekitar 260 gram dan 16 paket kecil dengan berat 6,72 gram.

Selain sabu, petugas juga mengamankan 39 cartridge vape yang diduga mengandung Etomidate. Polisi turut menyita satu unit timbangan digital, tiga paket besar plastik klip bening, tiga gulung lakban, serta tiga unit telepon genggam yang diduga milik para pelaku.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan terhadap MCR. Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan penyidikan, polisi kemudian memperoleh informasi yang mengarah pada lokasi penyimpanan barang yang diduga berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan awal terhadap salah satu terduga pelaku, kami juga memperoleh informasi mengenai dugaan sumber barang dari seseorang berinisial A yang saat ini masih dalam pengembangan,” ujar petugas dalam laporan tertulis.

Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap asal-usul barang bukti, termasuk memburu pihak berinisial A yang disebut dalam pemeriksaan awal. Pemeriksaan terhadap para terduga pelaku juga masih dilakukan untuk mendalami peran masing-masing dalam dugaan jaringan peredaran tersebut.

Post Comment