Brimob Polda Metro Jaya Kerahkan AWC Atasi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya mengerahkan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) untuk melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Minggu.
Penyemprotan dilakukan di sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi dampak material vulkanik yang mengendap di permukaan jalan dan berpotensi kembali beterbangan akibat aktivitas kendaraan.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel dan kendaraan taktis tersebut merupakan langkah preventif untuk membantu masyarakat menghadapi dampak sebaran abu vulkanik.
“Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan demi membantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik,” kata Henik dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Menurut Henik, penanganan melibatkan personel dari Batalyon A, B, C, dan D Pelopor. Masing-masing personel ditempatkan di sejumlah ruas jalan yang dinilai membutuhkan penanganan.
Di Jakarta Pusat, penyemprotan dilakukan di kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Sementara di Jakarta Timur, personel Batalyon B menangani jalur Cipinang, Rawamangun, hingga Pulogadung.
Adapun di Tangerang Selatan, personel Batalyon C melakukan penyemprotan di Jalan RE Martadinata dan Jalan Pondok Cabe Raya. Sedangkan Batalyon D difokuskan menangani Jalan Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Henik menjelaskan, kendaraan AWC yang digunakan memiliki kapasitas sekitar 6.000 liter air. Air disemprotkan untuk membasahi permukaan aspal sehingga endapan abu vulkanik tidak mudah beterbangan.
Upaya tersebut juga ditujukan untuk mengurangi potensi gangguan jarak pandang bagi pengendara, terutama akibat abu yang kembali terangkat ketika ruas jalan dilalui kendaraan.
Selain melakukan penyemprotan, personel Brimob turut memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara. Warga diminta menggunakan masker, menjaga kesehatan, serta mengikuti arahan dan informasi resmi pemerintah.
“Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujarnya.
Brimob Polda Metro Jaya juga terus memantau perkembangan situasi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diimbau tidak panik dan memperoleh informasi mengenai kondisi terkini hanya dari sumber resmi pemerintah.
Kepolisian turut meminta pengendara yang melintasi ruas jalan terdampak abu vulkanik untuk mengurangi kecepatan demi menjaga keselamatan dan mengantisipasi gangguan jarak pandang maupun kondisi jalan.




Post Comment