Diduga Sebar Provokasi Aksi Demo, Warga Karangbahagia Bekasi Diamankan Polisi

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Polsek Cikarang Utara mengamankan seorang pria berinisial B alias T (35), warga Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (26/8/2026) malam. Ia diamankan karena diduga membuat dan menyebarkan konten bernuansa provokasi yang mengarah pada tindakan anarkis terkait rencana aksi demonstrasi di Jakarta.

Kapolsek Cikarang Utara Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa mengatakan, terduga pelaku menyebarkan seruan tersebut melalui sejumlah grup media sosial warga Bekasi, termasuk grup informasi wilayah Cikarang dan Tambun.

“Kemarin malam, tanggal 26 Agustus, kami mengamankan satu orang yang diduga menyebarkan provokasi untuk melaksanakan demo di Jakarta. Ajakan ini mengarah kepada anarkis,” kata Noach, Kamis (27/8/2026).

Dalam pengamanan tersebut, polisi turut menyita satu unit telepon seluler yang diduga digunakan untuk menyebarkan konten provokatif tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, B mengakui telah menyebarkan konten tersebut. Namun, kepada penyidik, ia mengaku melakukan tindakan itu atas dorongan dan instruksi dari rekannya yang berdomisili di Solo, Jawa Tengah.

Untuk mendalami kasus tersebut, Polsek Cikarang Utara kemudian menyerahkan penanganannya kepada Satreskrim Polres Metro Bekasi.

Penyidik selanjutnya akan mendalami motif penyebaran konten, latar belakang tindakan terduga pelaku, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Dalam perkara ini, terduga pelaku sementara disangkakan dengan pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pengamanan Stasiun Cikarang dan SGC Diperketat

Di tengah situasi menjelang aksi demonstrasi di Jakarta, Polsek Cikarang Utara juga meningkatkan kesiapsiagaan di sejumlah titik yang dinilai menjadi lokasi mobilitas masyarakat.

Personel kepolisian diterjunkan di antaranya di kawasan Stasiun Cikarang dan Sentra Grosir Cikarang (SGC).

Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi adanya pergerakan massa sekaligus memastikan masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi dapat melakukannya secara tertib.

Polisi juga melakukan pemantauan terhadap potensi kelompok yang dapat memicu gangguan keamanan maupun kerusuhan.

Noach mengimbau masyarakat Kabupaten Bekasi agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun ajakan provokatif yang beredar di media sosial.

Ia meminta masyarakat tidak mengikuti seruan yang berpotensi memicu tindakan anarkis serta bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Bekasi.

Post Comment