Kamis, Juni 25, 2026
PemerintahanPendidikan

O2SN Pendidikan Khusus Jabar 2026 Resmi Dibuka, Kadisdik Tekankan Semangat dan Gotong Royong

DAILYBEKASI.COM, BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Lapangan Olahraga Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026). Ajang tersebut menjadi wadah bagi peserta didik pendidikan khusus dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang olahraga.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa semangat, motivasi, dan gotong royong merupakan modal utama dalam meraih prestasi. Menurutnya, peserta didik pendidikan khusus memiliki potensi luar biasa yang harus terus didorong agar berkembang secara optimal.

“Meski pelaksanaan tahun ini berlangsung lebih sederhana, semangat kita tidak boleh berkurang. Dengan semangat yang kuat, kita bisa melakukan hal-hal luar biasa,” ujar Purwanto saat membuka kegiatan tersebut.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru dan kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) yang selama ini mendampingi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, dedikasi dan kesabaran para pendidik menjadi faktor penting dalam membantu siswa mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Purwanto menilai perkembangan pendidikan khusus di Jawa Barat terus menunjukkan tren positif. Berbagai inovasi yang dilakukan sekolah-sekolah dinilai mampu membuka ruang yang lebih luas bagi peserta didik untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan mereka.

Di hadapan para peserta, Purwanto berpesan agar selalu menghormati guru dan orang tua sebagai bagian penting dalam perjalanan menuju kesuksesan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana O2SN Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026, Ai Nurhasan, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni lari 100 meter putra, kursi balap 100 meter putra, atletik lompat jauh putri, bulu tangkis, bocce, catur, dan tenis meja.

Menurut Ai, O2SN tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter peserta didik melalui nilai sportivitas, disiplin, dan kemandirian. Selain itu, ajang tersebut menjadi proses seleksi atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan mewakili Jawa Barat pada tingkat nasional.

“Melalui O2SN, peserta didik tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar menumbuhkan sportivitas, disiplin, dan kemandirian. Dari ajang ini pula akan lahir atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan untuk mewakili Jawa Barat di tingkat nasional,” katanya.

Pelaksanaan perlombaan berlangsung di beberapa lokasi. Cabang tenis meja digelar di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Disdik Jabar, sedangkan cabang bulu tangkis dan catur dilaksanakan di SLB Negeri Cicendo.

Ai menambahkan, capaian prestasi kontingen Jawa Barat pada O2SN tingkat nasional sebelumnya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelatihan olahraga bagi peserta didik pendidikan khusus.

O2SN Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 diikuti peserta didik pendidikan khusus dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi, berkarya, dan menginspirasi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *