Laporan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Rampung, KNKT Masih Tunggu Tanggapan
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan draf final laporan hasil investigasi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur telah selesai. Namun, laporan tersebut belum dapat diumumkan kepada publik karena KNKT masih menunggu tanggapan dari sejumlah pihak terkait.
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, tanggapan tersebut diperlukan sebelum laporan hasil investigasi ditetapkan dan diumumkan secara final.
“Saat ini kami sedang menunggu tanggapan dari pihak terkait yaitu DJKA, PT KAI dan pihak terkait lainnya,” ujar Soerjanto saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (8/9/2026).
Menurut Soerjanto, setelah seluruh tanggapan diterima, KNKT akan segera mengumumkan laporan final hasil investigasi kecelakaan tersebut.
“Setelah komentar dari laporan telah diterima KNKT maka laporan (hasil investigasi) final segera diumumkan,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan KNKT setelah keluarga korban mempertanyakan perkembangan hasil investigasi kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Koordinator Paguyuban Keluarga Korban Kecelakaan Bekasi Timur, Anggi Al Hakim (31), mengatakan pihak keluarga hingga kini belum mendapatkan informasi langsung mengenai hasil investigasi KNKT maupun tindak lanjut atas temuan investigasi tersebut.
“Sampai saat ini belum ada informasi sama sekali. Kami juga bingung kenapa bisa selama ini. Janjinya dua sampai tiga bulan setelah kejadian, tetapi sekarang sudah lebih dari empat bulan dan kami belum menerima informasi,” ujar Anggi saat ditemui di Stadion Patriot Chandrabhaga, Senin (7/9/2026).
Anggi mengatakan, informasi mengenai perkembangan investigasi selama ini justru diperoleh keluarga korban melalui pemberitaan media sosial dan televisi. Mereka belum mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai hasil investigasi maupun pihak yang dinilai bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
Keluarga korban berharap KNKT dapat menyampaikan hasil investigasi secara terbuka, termasuk menjelaskan temuan terkait penyebab kecelakaan dan tindak lanjut terhadap pihak-pihak yang dinilai memiliki tanggung jawab.
Kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi tersebut terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026.
Peristiwa itu mengakibatkan 106 orang menjadi korban, dengan 16 orang di antaranya meninggal dunia.
Hingga berita ini ditayangkan, laporan final KNKT belum diumumkan kepada publik karena masih menunggu tanggapan dari DJKA, PT KAI, dan pihak terkait lainnya.




Post Comment