Diduga Jadi Korban Bullying di Asrama Sekolah, Siswa SMP di Bekasi Laporkan Kasus ke Polisi
DAILYBEKASI.COM, BEKASI – Seorang siswa SMP swasta di Kota Bekasi berinisial KAAZ (12) diduga menjadi korban kekerasan oleh teman satu kelasnya di lingkungan asrama sekolah. Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota.
Dugaan kekerasan itu disebut terjadi pada Kamis (17/9/2026). Korban yang merupakan siswa kelas VII C tersebut dilaporkan mengalami sejumlah luka dan sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Ibu korban, Heni Ira, mengatakan anaknya mengalami luka pada bagian mata, kepala, dan dada setelah peristiwa tersebut.
“Terjadi pembulian atau kekerasan di lingkungan asrama kepada anak saya KAAZ, kelas VII C yang dipukul oleh teman satu kelasnya,” kata Heni, dikutip dari unggahan akun Threads @zaniy25, Jumat (25/9/2026).
Menurut Heni, korban mengalami pecah pembuluh darah pada mata, benjolan di kepala, serta memar pada bagian dada.
Setelah kejadian tersebut, Heni bersama pihak sekolah dan pihak yang diduga sebagai pelaku sempat melakukan mediasi. Namun, menurut dia, proses tersebut belum menghasilkan penyelesaian.
Heni kemudian membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dengan melaporkannya kepada Polres Metro Bekasi Kota.
“Saya sudah melaporkan masalah ini ke Polres Metro Bekasi Kota. Sudah mendapatkan panggilan pada hari Senin,” ujar Heni.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana membenarkan adanya laporan terkait dugaan kekerasan terhadap seorang siswa tersebut.
Menurut Putu, penyidik masih melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui secara jelas kronologi dan fakta dalam peristiwa yang dilaporkan.
“Laporan telah kami terima, saat ini penyidik menunggu hasil visum, meminta keterangan para saksi, dan mengumpulkan bukti-bukti untuk membuat terang peristiwa ini,” kata Putu.
Hingga saat ini, proses penanganan perkara masih berlangsung. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti sebelum menentukan langkah lebih lanjut terkait dugaan kekerasan tersebut.
Sementara itu, upaya untuk memperoleh keterangan dari pihak sekolah terkait dugaan kekerasan yang terjadi di lingkungan asrama tersebut belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini ditayangkan.




Post Comment