SPMB Kota Bekasi Alami Kendala Teknis, Jam Pendaftaran Resmi Diperpanjang
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi memperpanjang jam layanan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap I hingga pukul 21.00 WIB. Kebijakan tersebut diambil menyusul gangguan server akibat lonjakan akses pada hari pertama pendaftaran, Senin (29/6).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bekasi, Chondro Wibhowo Mahartoyo Sukmo, menjelaskan gangguan terjadi karena tingginya jumlah calon pendaftar yang mengakses sistem secara bersamaan. Kondisi tersebut menyebabkan antrean pada server sehingga proses pendaftaran sempat mengalami kendala.
“Hasil koordinasi dengan tim teknis, tadi ada anomali di sistem. Tiba-tiba jumlah pengguna yang mengakses sangat tinggi sehingga terjadi antrean,” ujar Chondro.
Menurutnya, tim teknis segera melakukan pemulihan sehingga server mulai kembali beroperasi secara bertahap sekitar pukul 15.00 WIB. Meski demikian, proses akses masih membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kondisi normal.
Untuk memberikan kesempatan kepada seluruh calon peserta didik, Disdik Kota Bekasi memperpanjang jam layanan pendaftaran Tahap I yang semula berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB menjadi pukul 06.00–21.00 WIB selama periode pendaftaran 29 Juni hingga 1 Juli 2026.
“Sekarang sudah berlangsung normal, mudah-mudahan besok sudah lancar. Makanya kita perpanjang, yang seharusnya tutup pukul 16.00 WIB, kami beri kesempatan hingga pukul 21.00 WIB,” kata Chondro.
Disdik mencatat hingga saat ini lebih dari 7.000 calon peserta didik telah berhasil memilih sekolah tujuan melalui sistem SPMB.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, meminta Disdik segera memastikan sistem pendaftaran kembali berjalan normal agar tidak menghambat proses penerimaan siswa baru.
Ia juga mendorong Disdik melibatkan tim teknis secara maksimal untuk mempercepat pemulihan sistem serta menyampaikan perkembangan penanganan gangguan secara berkala kepada masyarakat.
“Harus ada kanal informasi yang disampaikan dari Disdik agar masyarakat memahami kondisi yang terjadi. Disdik juga perlu menyiapkan langkah mitigasi apabila muncul kendala serupa,” ujar Wildan.
Selain itu, Wildan menilai perpanjangan waktu pendaftaran merupakan langkah yang tepat sebagai bentuk kompensasi atas gangguan sistem yang terjadi pada hari pertama pelaksanaan SPMB.
