Jumat, Mei 29, 2026
PemerintahanSosial

Jumlah PNS Terus Menurun, PPPK Dominasi Pertumbuhan ASN hingga 2025

DAILYBEKASI.COM, JAKARTA — Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia terus mengalami penurunan hingga akhir 2025. Namun, secara keseluruhan jumlah aparatur sipil negara (ASN) justru meningkat signifikan seiring bertambahnya formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu.

Berdasarkan Buku Statistik ASN Semester II-2025 yang diterbitkan Badan Kepegawaian Negara (BKN), total ASN per 31 Desember 2025 mencapai 6,54 juta orang. Angka tersebut meningkat sekitar 1,81 juta dibanding Semester II-2024 yang tercatat sebanyak 4,73 juta ASN.

Kenaikan terbesar berasal dari formasi PPPK yang mencapai 2,04 juta orang atau bertambah sekitar 880 ribu dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1,16 juta orang. Selain itu, terdapat PPPK paruh waktu yang kini mencapai 957.421 pegawai setelah sebelumnya belum tercatat dalam statistik ASN nasional.
Dalam laporan tersebut, BKN menyebut jumlah PNS terus mengalami penurunan sejak 2016 dan mencapai titik terendah pada akhir 2025.

“Jumlah PNS terus menurun sejak 2016 dan mencapai titik terendah pada akhir 2025,” tulis BKN dalam Buku Statistik ASN Semester II-2025 yang dikutip Selasa (26/5/2026).

BKN juga mencatat peningkatan signifikan jumlah PPPK mulai terjadi sejak 2021 dan terus bertambah hingga mencapai angka tertinggi pada 2025. Kondisi tersebut menunjukkan pemenuhan kebutuhan ASN dalam lima tahun terakhir lebih banyak dilakukan melalui skema PPPK, terutama untuk penataan tenaga non-ASN.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan ASN dalam lima tahun terakhir didominasi oleh PPPK, terutama dalam rangka penataan tenaga Non-ASN,” tulis BKN.

Secara sebaran, mayoritas ASN berada di instansi daerah dengan jumlah mencapai 5,11 juta orang atau sekitar 78 persen dari total ASN nasional. Sementara ASN di instansi pusat tercatat sebanyak 1,42 juta orang atau setara 22 persen.

Dari sisi pendidikan, ASN di Indonesia didominasi lulusan DIV/S1 dengan jumlah mencapai 3,83 juta orang. Selanjutnya lulusan SD hingga SMA sebanyak 1,32 juta orang, DI-DIII sebanyak 747.890 orang, lulusan S2 sebanyak 582.798 orang, dan lulusan S3 sebanyak 52.882 orang.

Berdasarkan masa kerja, ASN paling banyak berasal dari kelompok dengan masa kerja 0-5 tahun yang mencapai 3,68 juta orang.

Kemudian ASN dengan masa kerja 11-15 tahun berjumlah lebih dari 1 juta orang, masa kerja 16-20 tahun sebanyak 815.786 orang, sedangkan ASN dengan masa kerja di atas 30 tahun tercatat sebanyak 55.673 orang.

Sementara dari sisi generasi, ASN di Indonesia saat ini didominasi Generasi Y atau milenial dengan jumlah 3,54 juta orang.

Disusul Generasi X sebanyak 2,38 juta orang, Generasi Z sebanyak 586.756 orang, dan generasi baby boomer sebanyak 26.417 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *