Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota Gerebek Dua Lokasi, 9 Orang Diamankan
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Sebanyak sembilan orang diamankan dalam operasi pemberantasan narkotika yang digelar Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota di dua lokasi di wilayah Pondok Gede dan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/10/2026). Dalam operasi tersebut, polisi menyita 12 paket yang diduga berisi sabu serta sejumlah barang bukti lainnya.
Operasi ini dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi dan penyalahgunaan narkotika di kawasan tersebut. Penindakan melibatkan personel Satresnarkoba, Tim Perintis Samapta, dan Dokkes Polres Metro Bekasi Kota, dengan dukungan tokoh masyarakat setempat.
Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Untung Riswaji, mengatakan informasi dari masyarakat menjadi dasar penyelidikan sebelum petugas melakukan penindakan di lapangan.
“Informasi masyarakat menjadi dasar penting bagi kami untuk melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan pendalaman, anggota melaksanakan penindakan secara terukur dengan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan di lokasi,” ujar Untung dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).
Dua Lokasi di Pondok Gede dan Pondok Melati Diperiksa
Dalam penindakan pertama di wilayah Pondok Gede, petugas menggerebek sebuah rumah dan mengamankan tujuh orang.
Petugas kemudian menangkap seorang pria berinisial MST alias Paman di rumah lainnya. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan sembilan paket yang diduga berisi sabu.
Penyisiran berlanjut ke wilayah Pondok Melati. Di lokasi ini, petugas mengamankan seorang pria berinisial YBR alias Macan dengan barang bukti tiga paket yang diduga berisi sabu.
Berdasarkan hasil penindakan awal, MST dan YBR diduga berperan sebagai pengedar narkotika. Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing pihak dalam perkara tersebut.
Selain 12 paket yang diduga berisi sabu, petugas menyita sejumlah telepon genggam, alat isap sabu, tiga timbangan elektronik, uang tunai Rp1,35 juta yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika, serta satu unit airsoft gun.
Enam Orang Positif Metamfetamina
Pemeriksaan urine terhadap sembilan orang yang diamankan menunjukkan enam orang positif metamfetamina, termasuk dua orang yang diduga sebagai pengedar. Sementara itu, tiga orang lainnya menunjukkan hasil negatif.
Untung mengatakan, empat orang yang terindikasi sebagai pengguna akan menjalani asesmen untuk menentukan penanganan lebih lanjut sesuai hasil pemeriksaan.
Adapun terhadap dua orang yang diduga sebagai pengedar, penyidik melanjutkan proses hukum sekaligus menelusuri asal-usul barang bukti dan kemungkinan jaringan peredaran narkotika yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Empat orang yang terindikasi sebagai pengguna akan menjalani asesmen untuk menentukan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, terhadap dua orang yang diduga sebagai pengedar, kami melanjutkan proses penyidikan dan menelusuri asal barang serta jaringan peredarannya,” kata Untung.
Polisi juga akan mengirimkan barang bukti narkotika ke Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kandungan zat di dalamnya.
Polisi Ajak Masyarakat Laporkan Peredaran Narkoba
Untung menegaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menekan peredaran narkotika sekaligus memberikan penanganan yang sesuai bagi masyarakat yang terindikasi sebagai pengguna.
Menurutnya, penegakan hukum terhadap pihak yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika akan berjalan beriringan dengan upaya pemulihan bagi pengguna berdasarkan hasil asesmen.
“Sesuai semangat ‘Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba’, kami mengedepankan penegakan hukum terhadap jaringan pengedar dan pemulihan bagi pengguna sesuai hasil asesmen,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan transaksi atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat tinggal.
Peran masyarakat dinilai penting untuk membantu aparat mendeteksi aktivitas peredaran narkotika sejak dini dan menjaga lingkungan tetap aman.




Post Comment