DLH Kabupaten Bekasi Bersihkan Sampah Menumpuk di Kali Jambe

DAILYBEKASI.COM, KABUPATEN BEKASI – Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Angkut 84 Ton Sampah di Kali Jambe Kampung Mundu, Desa Satria Jaya , Kecamatan Tambun Utara.

“Adanya sampah di Kali Jambe ini karena terbawa banjir kemarin, jadi saluran air di bawah jembatan Kali Jambe jadi tersumbat,” Ujar Sumardi Kepala UPTD Wilayah 2 pada saat diwawancarai, Kamis (11/4/2023)

Sambungnya, guna mengangkat sampah plastik dan sisa potongan kayu yang mendominasi dibutuhkan alat berat excavator long arm untuk mempermudah membersihkan sampah.

“Perlu mengerahkan satu unit alat berat excavator long arm agar sampah sampah yang berada di kali jambe mudah untuk di angkut dan di bersihkan,” ungkapnya

Sumardi juga menyampaikan, sampah sampah yang sudah diangkut akan dikeringkan terlebih dahulu sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng di Kecamatan Setu.

“Yaa, jadi setelah di angkut dan dibersihkan dari kali kita keringkan terlebih dahulu agar mudah dan tidak menimbulkan bau yang menyengat,”ungkapnya

Masih kata dia, ia berharap agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke aliran kali yang berpotensi menyebabkan bencana banjir.

“Sebaiknya masyarakat tidak membuang sampah ke aliran atau saluran air ke sungai karena bila saluran air tersumbat dan meluap tentu akan menyebabkan banjir,”tandasnya

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi membersihkan dan mengangkut sampah sepanjang 150 meter di Kali Jambe Kampung Mundu, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara pada Kamis (11/4).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait menghimbau kepada masayarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke aliran kali yang berpotensi menyebabkan bencana banjir di Kabupaten Bekasi.

“Sampah yang menumpuk di saluran air atau sungai, memberikan dampak mengakibatkan banjir apabila sampah ini belum diangkut, sehingga air bisa meluap ke rumah warga,” katanya.

Selain itu untuk kebersihan pasar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, inspeksi mendadak ke Pasar Sentra Grosir Cikarang (SGC). Blusukan itu, dilakukan atas instruksi Pj Bupati Kabupaten Bekasi Dani Ramdan untuk mengatasi semrawutnya sampah dari ribuan pedagang yang berjualan di wilayah SGC tersebut.

Selain itu, buruknya drainase di lokasi tersebut turut menjadi catatan tim yang dipimpin langsung Donny Sirait selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

Donny didampingi Kabid Kebersihan, Mansyur, Kasie Kebersihan, H. Edy Sirotim. Kepala UPTD wilayah IV, Sudeni dan Kepala UPTD wilayah V, Samsuro M Ardiansyah SE.

“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup Kabu- paten Bekasi sudah meninjau empat titik lokasi di Pasar Cikarang. Sudah kita identifikasi,” kata Donny.

Titik pertama, kata Donny di pinggir jalan utama dan di sebelah dalam. Sampah berasal dari aktivitas pasar karena banyak sayur sayuran yang sudah busuk.

“Di jalan utama segera kami angkut karena ada perintah dari Pj Bupati pak Dani Ramdan,” ujar Dony.

Donny menambahkan, mengenai tupoksi dan seb- againya nanti akan dibahas lebih lanjut dan dilaporkan kepada Pj Bupati,

“Dua dump truck dan delapan pasukan oranye kita kerahkan untuk membersihkan sampah yang berada di jalan utama ini,” tandasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *