Pria 36 Tahun Hilang Tenggelam di Kalimalang Dekat Grand Metropolitan Bekasi
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Seorang pria berusia 36 tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Kalimalang, tepatnya di seberang Grand Metropolitan, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (15/10/2026). Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari korban dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu dan melakukan pemantauan dari jalur darat.
Korban diketahui bernama Ramadhan (36). Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diduga menceburkan diri ke sungai sebelum akhirnya terbawa arus.
Komandan Tim (Dantim) Basarnas, Bobby Yoenatra Putra, mengatakan operasi pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas jangkauan penyisiran.
SRU pertama melakukan pencarian menggunakan perahu karet, sedangkan SRU kedua mengoperasikan perahu rafting. Kedua unit tersebut menyisir aliran sungai sejauh masing-masing 200 meter dari lokasi kejadian.
Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian melalui jalur darat dengan mengamati kondisi sungai dan bantaran hingga radius penyisiran satu kilometer dari titik kejadian.
“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby, Kamis (15/10/2026).
Pencarian Libatkan Sejumlah Instansi
Upaya pencarian terus dilakukan hingga Kamis sore. Petugas mengerahkan perahu karet untuk melakukan manuver di permukaan air guna menciptakan gelombang atau blending, sebagai salah satu upaya membantu mendeteksi keberadaan korban.
Selain menyisir aliran sungai, personel juga melakukan pengamatan visual di sepanjang bantaran Kalimalang untuk menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi pencarian tersebut melibatkan sejumlah unsur gabungan, antara lain Unit Siaga SAR Bekasi dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Bhabinkamtibmas Polsek Bekasi Selatan, Babinsa Koramil Bekasi Selatan, Satpol PP Kecamatan Bekasi Selatan, tim medis MHD Ambulance, serta relawan Saka SAR Kota Bekasi.
Sinergi lintas instansi dilakukan untuk mendukung proses pencarian dan memperluas jangkauan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini ditulis, keberadaan Ramadhan belum diketahui. Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian di sepanjang aliran Sungai Kalimalang, Bekasi Selatan.




Post Comment