Pria diintip Saat di Toilet Mal Bekasi, Korban Rekam Aksi Terduga Pelaku
DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Dugaan pelecehan di toilet sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menjadi sorotan setelah rekaman aksi seorang pria yang diduga mengintip pengunjung lain viral di media sosial. Korban berinisial AP (22) merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel sebelum membawa terduga pelaku ke pos keamanan mal.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Terduga pelaku diketahui berinisial MEPP (40).
Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, kepolisian telah melakukan pengecekan lokasi dan mendalami informasi mengenai insiden yang beredar.
“Berawal dari pelapor atau korban sedang ke toilet 2 karyawan di TKP. Lalu melihat terduga pelaku sedang mengintip dari toilet sebelah (toilet 3) dan pelapor berinisiatif langsung merekam pelaku yang sedang mengintip tersebut dan membawanya ke pos sekuriti,” kata Suparyono kepada wartawan, Senin (12/10/2026).
Korban Rekam Aksi Terduga Pelaku
Meski kejadian tersebut menjadi perhatian publik, korban memutuskan tidak melanjutkan perkara ke proses hukum melalui laporan polisi.
Menurut Suparyono, persoalan tersebut diselesaikan melalui musyawarah di pos pengamanan mal. Petugas juga melakukan pendataan dan memproses pembuatan surat pernyataan dari pihak terduga pelaku.
“Dilakukan pendataan dan proses pembuatan surat pernyataan. Jadi sudah diselesaikan dengan mufakat. Alasan pelaku belum diketahui dengan jelas,” ujar Suparyono.
Dengan penyelesaian tersebut, korban tidak membuat laporan polisi resmi terkait peristiwa yang dialaminya.
Meski demikian, dugaan pengintipan di toilet umum menjadi perhatian mengenai pentingnya perlindungan privasi pengunjung di pusat perbelanjaan.
Pengelola mal diharapkan memastikan fasilitas toilet memiliki sekat yang memadai serta sistem pengawasan di area umum yang mendukung keamanan tanpa mengganggu privasi pengguna.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat agar setiap dugaan pelanggaran privasi ditangani secara tepat, dengan tetap menghormati hak korban dan mengedepankan proses hukum apabila diperlukan.




Post Comment