Bongkar Halte TransJakarta Harapan Indah, Pria Ini Kepergok Brimob

DAILYBEKASI.COM, BEKASI — Aksi pencurian fasilitas umum di Halte TransJakarta Harapan Indah, Jalan Raya Bekasi, berhasil digagalkan personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Seorang pria yang diduga hendak mencuri komponen pendingin udara (AC) diamankan saat petugas melakukan patroli dini hari.

Terduga pelaku dipergoki ketika berada di area halte pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 02.50 WIB. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk membobol fasilitas halte.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan, penangkapan bermula ketika Tim Patroli Kompi 2 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama petugas keamanan Harapan Indah melakukan patroli rayonisasi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.

“Sekitar pukul 02.50 WIB, personel Tim Patroli Kompi 2 Batalyon D Pelopor bersama petugas keamanan Harapan Indah mendapati adanya dugaan aksi pencurian di Halte Busway Jalan Raya Bekasi,” kata Henik kepada awak media, Jumat (2/10/2026).

Patroli tersebut sebelumnya dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada jam rawan.

Sejumlah ruas jalan menjadi sasaran penyisiran, mulai dari Jalan Harapan Indah Raya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sultan Agung, kawasan Kranji, Jalan I Gusti Ngurah Rai hingga wilayah perlintasan Irigasi Gempol.

Saat melintas di sekitar Halte TransJakarta Harapan Indah, petugas melihat aktivitas yang dinilai mencurigakan. Pemeriksaan kemudian dilakukan bersama sekuriti kawasan.

Hasilnya, petugas menemukan seorang pria yang diduga tengah melakukan aksi pencurian dan langsung mengamankannya di lokasi.

Bawa Kunci T hingga Alat Congkel

Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit AC merek Panasonic, dua utas kabel AC, kunci letter T, alat congkel, obeng, kunci pas, senter, serta satu kartu ATM.

Setelah diamankan, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti kemudian diserahkan kepada Polsek Medan Satria untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Henik menegaskan, patroli rayonisasi akan terus dilakukan sebagai upaya pencegahan kejahatan sekaligus mempercepat penanganan ketika petugas menemukan gangguan keamanan di lapangan.

“Personel kami terus melakukan patroli di wilayah rawan untuk mencegah gangguan kamtibmas sekaligus memberikan respons cepat ketika menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, termasuk di sekitar fasilitas publik.

Warga yang menemukan aktivitas mencurigakan diminta segera melaporkannya kepada kepolisian melalui layanan Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Post Comment